Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Jurnalis Diminta Klarifikasi Bukti, Polisi Ingatkan Bawaslu Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 12:33 WIB

Jurnalis Diminta Klarifikasi Bukti, Polisi Ingatkan Bawaslu Kalsel

Belasan jurnalis mendatangi kantor Bawaslu Kalsel. Aksi solidaritas ini buntut pemanggilan jurnalis terkait laporan dugaan pelanggaran salah satu paslon di Pilgub Kalsel. apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemanggilan jurnalis oleh Bawaslu rupanya juga disayangkan Polda Kalsel.

“Kejadian di Bawaslu jangan sampai terulang,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai melalui Kasubbid PID Drs. Hamsan di sela silaturahmi dengan media dalam rangka HUT Humas Polri ke-69, Selasa (3/11) siang.

Sebagai pengingat, Bawaslu Kalsel memanggil sejumlah jurnalis, Sabtu (31/10) kemarin.

Pemanggilan guna mengklarifikasi bukti dugaan pelanggaran salah satu paslon di Pilgub Kalsel 2020.

Buntut pemanggilan, belasan jurnalis mendatangi kantor Bawaslu Kalsel, Senin (2/11). Polemik berakhir setelah Komisioner Bawaslu Iwan Setiawan meminta maaf.

Rifai menyatakan kejadian di Bawaslu cukup menjadi yang terakhir. Jangan sampai terulang lagi.

Pelibatan jurnalis dalam suatu sengketa hendaknya bisa dihindari. Karya jurnalis sebagai produk jurnalistik terikat UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Di polisi, misalnya, kapolri memiliki nota kesepahaman dengan Dewan Pers. Semangat MoU ini agar segala bentuk sengketa jurnalistik diselesaikan di Dewan Pers.

“Kalau minta keterangan setidaknya bisa untuk sekadar minta informasi. Tapi tidak sampai ke saksi,” jelasnya.

Menariknya, Polda Kalsel berencana mensosialisasikan MoU Dewan Pers-Kapolri kepada masing-masing satuan kerja (satker).

“Kita pertegas MoU antara Polri dan Dewan Pers. MoU akan di-share ke Satker,” tukasnya. “Ini agar MoU tersebut bisa dipahami,” sambungnya.

Bawaslu Kalsel memanggil sejumlah awak media untuk dimintai keterangan. Termasuk jurnalis apahabar.com.

Pemanggilan buntut dari laporan dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sahbirin-Muhidin (BirinMu).

Atas pernyataan sikap dari sejumlah wartawan yang keberatan, Komisioner Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan sudah meminta maaf.

Iwan juga mengaku memahami betul makna UU Pers Nomor 40/1999. Sehingga ia akan menghormati kinerja jurnalis di lapangan.

“Kami meminta maaf kepada kawan-kawan media. Ini merupakan kesalahan dari staf kami saat pengetikan surat. Maklum banyak tugas,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

Kalsel

Anggota DPRD Kotabaru Kritik UU Ciptaker, Cederai Hak Buruh
apahabar.com

Kalsel

Diduga Corona, Pria di Angsana Dirujuk ke RSUD Ulin
apahabar.com

Kalsel

Jasad Pria Renta di Sungai Gegerkan Warga Landasan Ulin
Banyak Perpus di Kalsel Tak Penuhi Standar, Intip Siasat Dispersip

Kalsel

Banyak Perpus di Kalsel Tak Penuhi Standar, Intip Siasat Dispersip
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Bayangi Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Takut Diamuk Orang Keterbelakangan Mental, Warga Minta Polsek Martapura Kota Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Tinggalkan Tanah Bumbu, AKBP Kus Subiyantoro Dihadiahi Karikatur “Iron Man”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com