Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Kapal Berbendera Malaysia Kena Ringkus di Perairan Pulau Berhala, 30 Drum Ikan Disita

- Apahabar.com Minggu, 15 November 2020 - 16:12 WIB

Kapal Berbendera Malaysia Kena Ringkus di Perairan Pulau Berhala, 30 Drum Ikan Disita

Kapal ikan berbendera Malaysia dan bernakhoda warga negara Myanmar yang ditangkap Satgas 115. ANTARA/HO-KKP

apahabar.com, JAKARTA – Sebuah kapal ikan asing berhasil diringkus Tim Satgas 115 di dekat perairan Pulau Berhala, Sumatera Utara.

Kapal itu menggunakan bendera Malaysia dan dinakhodai oleh warga negara Myanmar kedapatan engah menangkap ikan secara ilegal.

“Waktu kita tangkap, kapal ini menangkap ikan di perairan ZEEI atau jarak 32 nautical mile (Nm) dari Pulau Berhala,” kata Komandan Satgas 115 sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (15/11) dilansir Antara.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh KRI Halasan (HLS)-630 pada Kamis, 12 November pukul 11.00 WIB.

Kala itu kapal bernomor SLFA 2668 yang dinakhodai O-Blo, berkewarganegaraan Myanmar, tengah menangkap ikan di dekat perairan Pulau Berhala, Sumatera Utara atau di koordinat 04° 15,800′ Lintang Selatan (LS) – 099° 41,600′ Bujur Timur (BT).

Kapal berbendera Malaysia tersebut diawaki oleh 4 orang, termasuk nakhoda berkewarganegaraan Myanmar.

Dari kapal tersebut, lanjutnya, petugas menemukan muatan sekitar 30 drum ikan campuran hasil tangkapan.

“Saat diperiksa petugas, nakhoda kapal tidak bisa menunjukkan dokumen yang sah dan menggunakan alat tangkap trawl,” sambungnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, maka kapal berbendera Malaysia tersebut digiring ke Lantamal I Belawan.

Komandan Tim Bidang Operasi Satgas 115, Laksamana Pertama Robbert Wolter Tappangan menyebut bahwa penangkapan tersebut merupakan buah dari kerja sama yang baik antar unit terkait di Satgas 115.

Robert mengungkapkan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah Bidang Operasi memperoleh informasi target dari Bidang Intelijen Satgas 115 yang dikomandani oleh Brigjen M. Yassin Kosasih.

“Berdasarkan informasi dari Tim Intelijen, kami segera gerakkan Tim Operasi untuk menangkap kapal tersebut,” ujar Robert.

Sebagai informasi, Satgas 115 dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2015 sebagai wujud perhatian serius pemerintah dalam melakukan langkah-langkah terpadu mengatasi pelanggaran dan kejahatan di bidang perikanan khususnya kegiatan penangkapan ikan secara ilegal.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mau Daftar Haji Khusus, Ini Caranya
apahabar.com

Nasional

Romi Sempat Ingin Kabur Saat Tahu KPK Datang
apahabar.com

Nasional

Pesan Lebaran dari Jokowi: Kita Mampu Lewati Ujian Ini
apahabar.com

Nasional

Poso Digoyang Gempa M 5,7 Pagi Tadi
apahabar.com

Nasional

Viral, Honda Jazz Jadi Mahar Nikah, BPKB Langsung Atas Nama Calon Istri!
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Pansel Mulai Tes Wawancara 8 Calon Hakim MK
apahabar.com

Nasional

VIDEO: Detik-detik Syekh Ali Jaber ditusuk Orang Tak Dikenal Di Masjid Di Bandar Lampung
apahabar.com

Nasional

Jokowi Buka Munas Alim Ulama dan Konfrensi Besar NU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com