Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Gara-gara Lalai Prokes, Ini Penggantinya

and - Apahabar.com     Selasa, 17 November 2020 - 07:19 WITA
and - Apahabar.com     Selasa, 17 November 2020 - 07:19 WITA

Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Gara-gara Lalai Prokes, Ini Penggantinya

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kompas.com)

apahabar.com, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Sufahradi dicopot Kapolri dari jabatannya karena dinilai tak menegakkan protokol kesehatan Covid-19.

Posisi Kapolda Metro Jaya diisi oleh Irjen Muhammad Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Sementara posisi Kapolda Jawa Barat diisi oleh Irjen Ahmad Dofiri.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan, Kapolda Metro Jaya kemudian kedua Kapolda Jawa Barat,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di kantornya, Senin (16/11/2020).

BACA JUGA : Habib Rizieq Nikahkan Najwa Shihab Malam Ini, Sebar 10 Ribu Undangan, Anies Bakal Jadi Saksi

Ia menjelaskan, pencopotan itu sesuai dengan TR Kapolri No st3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020.

Sementara itu, selepas menjabat dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana diangkat menjadi kors ahli Kapolri.
Sementara Irjen Rudi mengemban jabatan widekswara tingkat 1 Lemdiklat Polri selepas dicopot dari Kapolda Jawa Barat.

Dalam sepekan terakhir, terjadi sejumlah peristiwa kerumunan massa di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang melibatkan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan massa simpatisannya.

Selama masa pandemi Covid-19, kegiatan yang menimbulkan kerumunan dilarang atau dibatasi jumlah orang yang hadir.

Orang yang hadir pun harus menerapkan protokol kesehatan.

Peristiwa kerumunan massa itu antara lain terjadi saat Rizieq tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah pulang dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020) dan saat acara pernikahan putri Rizieq di Petamburan pada Sabtu malam lalu.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

KPK

Nasional

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Menhan: Saya Sedih, yang Terjerat Kasus Makar itu Senior-Junior Saya
apahabar.com

Nasional

Viral Video Seorang Pria Nikahi 2 Perempuan Sekaligus
apahabar.com

Nasional

Alasan Arab Saudi Stop Kedatangan Jemaah Umrah

Nasional

Sempat Mencekam, Gubernur Kaltim Angkat Bicara Soal Rusuh Penajam
Epidemiolog

Nasional

Tekan Covid-19, Epidemiolog Serukan Lockdown Sebulan
apahabar.com

Nasional

RO Masih Tinggi, Makassar Belum Berlakukan ‘New Normal’
apahabar.com

Nasional

Gerhana Matahari Cincin Hari Ini, Berikut Wilayah Indonesia yang Bisa Menyaksikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com