Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Kapolri Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Tidak Buat Kerumunan

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 19:37 WIB

Kapolri Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Tidak Buat Kerumunan

Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto-Antara/Anita Permata Dewi

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis mengimbau semua pihak untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi COVID-19 ini agar terhindar dari penularan virus tersebut.

“Dalam suasana pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, saya imbau agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan dengan senantiasa memakai masker, jaga jarak aman dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan massa,” kata Jenderal Idham di rumah dinasnya, Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (14/11).

Menurut dia, mematuhi protokol kesehatan sangat penting dilakukan mengingat masih masifnya penularan virus corona saat ini.

“Hal tersebut harus kita lakukan bersama-sama demi keselamatan kita bersama dan untuk menyelamatkan satu bangsa dan semua orang yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Pasalnya terjadi kerumunan massa yang mengabaikan protokol kesehatan dalam sepekan terakhir.

Sejumlah warga dan organisasi masyarakat pun menuturkan keresahannya terhadap adanya kerumunan massa tersebut karena bisa memunculkan klaster Covid-19 baru.

Kapolri menambahkan jika semua komponen masyarakat tanpa kecuali disiplin mematuhi protokol kesehatan, Indonesia bisa terbebas dari penyebaran virus corona.

“Hanya dengan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, maka kita akan terhindar dari [penularan] Covid-19,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Hingga saat ini, virus corona telah menyebar hingga 215 negara dengan lebih dari 53 juta orang terinfeksi virus ini dan mengakibatkan 1,3 juta orang meninggal dunia.

Sementara di Indonesia, hingga 13 November 2020, tercatat ada sebanyak 457.735 orang terinfeksi dan 15.037 orang meninggal dunia akibat tertular virus corona.

Dalam menghadapi penularan corona di Indonesia, Polri pun telah dua kali mengeluarkan Maklumat Kapolri yakni maklumat pertama tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 tertanggal 19 Maret 2020 dan maklumat kedua tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 tertanggal 21 September 2020.

“Polri senantiasa mengacu pada asas salus populi suprema lex esto yang artinya keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” kata Idham.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Adik Pasha Ungu Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Kasus Sabu
apahabar.com

Nasional

Siap-siap! 100 Ribu Lowongan CPNS Buka Oktober 2019
apahabar.com

Nasional

Kapolri Idham Azis Tegaskan Penuntasan Kasus Djoko Tjandra Komitmen Hukum Sekaligus Bersih-bersih Polri
apahabar.com

Nasional

KPK Akan Sorot Pelaksanaan PPDB 
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Uno Memastikan Diri Sudah Move On dari Kekalahan Pilpres 2019
apahabar.com

Nasional

Dandim Kendari yang Baru Sudah Ingatkan Istri Soal Aktivitas di Medsos
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: Penanganan Covid-19 Indonesia Jangan Dibandingkan dengan Negara Lain
apahabar.com

Nasional

Bareskrim Polri Tolak Laporan Eks-Komandan Tim Mawar, Ini Alasannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com