Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Kasus Covid-19 Meningkat, China Kembali Larang Kedatangan Warga Asing dari Sejumlah Negara

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 20:42 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, China Kembali Larang Kedatangan Warga Asing dari Sejumlah Negara

Ilustrasi - Tim medis dari Rumah Sakit Changle, Fuzhou, Provinsi Fujian, China, Selasa (3/11/2020), menggelar tes usap yang ketiga kalinya kepada para penumpang pesawat dari Jakarta yang sedang menjalani karantina pencegahan Covid-19 sejak 23 Oktober 2020. Foto-Antara/M. Irfan Ilmie

apahabar.com, FUZHOU – China kembali melarang masuk warga asing dari sejumlah negara seiring peningkatan kasus positif Covid-19.

Larangan masuk tersebut termasuk dari Inggris, Bangladesh, dan Filipina.

Dengan begitu, China sudah dua kali menutup pintu-pintu perbatasannya bagi warga asing.

Negara itu pertama kali mengambil langkah yang sama pada 28 Maret hingga 23 September 2020.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA), Wang Wenbin pada Kamis (5/11) menjamin bahwa kebijakan penangguhan terbaru itu bersifat sementara.

Kedutaan China di beberapa negara tertentu sudah jelas menyatakan bahwa keputusan tersebut bersifat sementara untuk memastikan bahwa pencegahan dan penanggulangan Covid-19 berjalan dengan baik, demikian pernyataan Wang kepada pers seperti dilansir Antara.

Melihat pengalaman beberapa negara, dia menjelaskan, China perlu menyesuaikan kebijakan terkait dengan perkembangan pandemi.

Ia menyampaikan bahwa penangguhan tersebut sangat beralasan dan sesuai dengan praktik-praktik internasional.

Wang menyarankan warga negara asing untuk selalu mengikuti perkembangan kebijakan melalui beberapa kedutaan China.

Kedutaan China di Bangladesh, Kamis, mengumumkan penangguhan sementara kembalinya warga negara Bangladesh ke China yang memegang visa dan izin tinggal yang masih berlaku, baik untuk keperluan pekerjaan, bisnis, maupun bertemu anggota keluarga.

Kedutaan tidak lagi mengeluarkan formulir untuk mendapatkan sertifikat kesehatan seperti sebelumnya.

Kebijakan yang sama juga dikeluarkan oleh beberapa kedutaan, termasuk Filipina dan Inggris.

Kebijakan tersebut hanya berlaku bagi warga negara asing, sedangkan warga negara China yang hendak pulang dari beberapa negara tetap diizinkan masuk.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Covid-19 di AS: 4.601.526 Kasus dan 154.002 Kematian
apahabar.com

Internasional

Buku Diary Perang Dunia II Ungkap Letak Harta Karun Nazi Bernilai Miliaran Dolar
apahabar.com

Internasional

Tulisannya Tentang Prancis Disalahtafsirkan, Mahathir Marah!
apahabar.com

Internasional

Dimenangi Joe Biden, Gedung Putih Pastikan Menerima Hasil Pilpres AS
apahabar.com

Internasional

Tangani Pandemi Covid-19 Lebih Baik, Sistem Kesehatan Turki Dipuji
apahabar.com

Internasional

Rusuh di AS, Pertokohan Dijarah, Kantor Polisi Dibakar
apahabar.com

Internasional

Gunakan Pesawat Carter, 502 WNI Dideportasi dari Kuala Lumpur
apahabar.com

Internasional

Tertekan, Mantan Manajer Kampanye Trump Nyaris Bunuh Diri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com