Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Kasus Pembakaran Istri di Tapin Diproses, Pelaku Sesali Tindakannya

- Apahabar.com     Jumat, 6 November 2020 - 20:17 WITA

Kasus Pembakaran Istri di Tapin Diproses, Pelaku Sesali Tindakannya

Tapin menyerahkan berkas ke Kejaksaan Negeri Tapin, Jumat (6/11). Foto-apahabar.com/Fauzi

apahabar.com, RANTAU – Hampir 2 bulan menjadi tahanan Polres Tapin, kasus Pembakaran Isteri dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tapin, Jumat (6/11).

Pembunuhan sadis itu terjadi pada Minggu (9/8) lalu. Tepatnya lokasi itu di rumah sekaligus warung milik korban di Dusun Batatal, Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin.

Pelaku bernama Thabrani pria 63 Tahun dan korban adalah isteri ketiganya, Hasanah 57 Tahun yang dinikahinya pada 2010 silam.

Motif pembunuhan itu dilatarbelakangi kecemburuan. Pelaku menuduh korban selingkuh dengan pria lain.

Keterangan dari Jaksa Penuntut Umum, Iwan Budi Sosilo, pelaku melakukan tindak penganiayaan terlebih dahulu. Setelah itu korban yang tidak berdaya itu dibakar hidup-hidup beserta bangunan rumah sekaligus warung tersebut

“Pelaku terancam pasal 340 KUHP, 338 KUHP dan pasal 187 ayat 3 KUHP. Pelaku terancam hukuman mati dan ancaman penjara seumur hidup,” ujar Iwan Budi Sosilo.

Saat pelimpahan berkas, pria tua itu terlihat menangis ketika dihadapkan Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Jaksa Penuntut Umum dan anggota Reskrim Polres Tapin.

Kata Iwan, berat atau ringannya hukuman pelaku itu nantinya akan ditentukan di persidangan saat di peradilan. Dalam waktu dekat berkas kasus itu akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Tapin

Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Zaenul Abidin Nawir dibalik sisi kemanusiaannya turut prihatin karena usia pelaku yang sudah tua, namun katanya apa yang telah diperbuat pelaku harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Ya allah, 63 Tahun. Meskipun dalam usia senja kita mesti melihat dari sisi apa yang dilakukan pelaku, hukum harus ditegakkan,” tegasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Identifikasi 12 Titik Rawan Narkoba di Kalsel
apahabar.com

Hukum

Dikenal Licin, Bandar Narkoba di Muara Teweh Akhirnya Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Berkali-kali Cabuli Anak Kandung, Aksi Ayah Bejat dari Balangan Terbongkar  
apahabar.com

Hukum

Oknum Polisi di Barut Terlibat Kasus Narkoba, Hukuman Berat Menanti
apahabar.com

Hukum

Baru Dilantik, Kasat Narkoba Polres HSU Langsung Bekuk Pengedar Sabu

Hukum

Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya
apahabar.com

Hukum

Operasi Anti-Narkotika di Banjarmasin: 427 Gram Sabu Disita, 35 Pelaku Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Aturan Baru dari MA: Korupsi Rp 100 Miliar Dapat Dihukum Seumur Hidup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com