Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Taiwan Tolak Sementara Pekerja Migran dari Indonesia

- Apahabar.com Senin, 30 November 2020 - 22:57 WIB

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Taiwan Tolak Sementara Pekerja Migran dari Indonesia

Ilustrasi - Para pekerja migran asal Indonesia berkumpul di teras Taipei Main Stastion (TMS), Taiwan, untuk mengisi liburan Idulfitri 2019. Foto-Antara/M. Irfan Ilmie

apahabar.com, BEIJING – Pemerintah Taiwan pada Senin (30/11) mengumumkan menolak sementara penerimaan pekerja migran asal Indonesia.

Hal itu menyusul selama dua pekan terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah Taiwan tidak akan mengizinkan masuk para pekerja migran dari Indonesia pada 4-17 Desember 2020.

Kebijakan untuk memperpanjang masa penundaan penerimaan atau memangkas jumlah maksimal masuknya pekerja migran asal Indonesia akan diputuskan lebih lanjut.

Hal itu berdasarkan pertimbangan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir, demikian disampaikan dalam rilis berita dari Pusat Komando Epidemi Taiwan (CECC) seperti dilansir Antara.

Menurut data CECC, rata-rata 677 pekerja migran asal Indonesia masuk Taiwan setiap pekan selama November.

Penangguhan pengiriman pekerja migran Indonesia itu akan berdampak pada 1.350 orang calon pekerja dari Indonesia, kata CECC.

Untuk itu, CECC menyarankan para calon majikan di Taiwan yang terkena dampak kebijakan tersebut agar mengontrak pekerja migran dari negara lain dengan menghubungi nomor kontak 1966 atau 02-8995-6000.

Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah CECC mendapati 20 orang dari 24 kasus baru Covid-19 berasal dari kalangan pekerja migran Indonesia.

Sampai saat ini, di Taiwan terdapat 675 kasus Covid-19, sebanyak 583 di antaranya kasus impor.

Menurut catatan CECC seperti dikutip Kantor Berita CNA, di antara kasus impor tersebut, penyumbang terbesar adalah Amerika Serikat dengan 109 kasus, diikuti Indonesia dengan 103 kasus.

Di tengah tingginya kasus Covid-19 di Indonesia, sebanyak 939 pekerja migran yang baru masuk sedang menjalani karantina di Taiwan.

Sebelumnya, CECC telah memerintahkan semua pekerja migran yang datang dari Indonesia ke Taiwan untuk menjalani karantina selama 14 hari di lokasi yang ditentukan oleh pemerintah setempat mulai 20 November.

Sebelumnya, hanya pekerja migran yang dipekerjakan di sektor kesejahteraan sosial setempat, seperti pengasuh orang tua dan individu yang masuk kembali ke Indonesia yang diwajibkan menjalani karantina tersebut.

Namun, pekerja migran asal Indonesia yang bekerja pada sektor industri juga harus dikarantina selama dua pekan sekembalinya dari Indonesia.

Pemerintah Taiwan juga telah melarang delapan perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia ke Taiwan karena tingginya persentase kasus positif Covid-19 yang terjadi pada pekerja migran yang mereka kirim ke Taiwan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Inggris Vaksinasi Covid-19 Warganya Hari Ini
apahabar.com

Internasional

Sampah Elektronik Global Terus Naik dalam 5 Tahun
apahabar.com

Internasional

Badai Vamco Terjang Filipina, Ribuan Warga Dievakuasi
apahabar.com

Internasional

Rusia Sebut Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Lebih dari 2 Tahun
Suriah

Internasional

Serangan Bom pada Bus di Deir al-Zor Suriah, 28 Orang Tewas
apahabar.com

Internasional

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal
harun yahya

Internasional

TRENDING TWITTER! Perkosa Anak di Bawah Umur, Harun Yahya Divonis 1.000 Tahun Penjara
apahabar.com

Internasional

AS Memanas Pasca-Kematian George Flyod, Protes Meluas dari LA hingga Chicago
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com