Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas

- Apahabar.com Senin, 30 November 2020 - 20:35 WIB

Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas

Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Noor Subchan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sedikitnya terdapat 18 kasus pelanggaran netralitas ASN dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di Kalimantan Selatan. Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan pilkada yang aman dan damai.

“Kepolisian daerah Kalsel siap melaksanakan pengamanan. Netralitas kami junjung tinggi, kami hadir dan setia pada negara,” ungkap Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Noor Subchan mewakili Kapolda Kalsel dalam rapat kerja bersama DPD RI di Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (30/11).

Dari 18 kasus yang disebutkannya tadi, 12 kasus merupakan laporan dan 6 lainnya adalah temuan. 15 kasus tersebut telah dinyatakan selesai dan saat ini tersisa 3 kasus dalam proses pemeriksaan. Semuanya bersangkutan dengan pelanggaran netralitas ASN.

“Lidik satu kasus di Tanah Bumbu. Kemudian dihentikan pada pembahasan tingkat dua, 11 kasus. Kemudian ditingkat penyidikan adalah 2 kasus yaitu di Tanah Bumbu dan Tanah Laut. Kemudian tahap 1 P19 dan P21 tidak ada. Tahap 2, tiga kasus selesai artinya sudah sidang,” sebut Subchan melaporkan.

Selain netralitas, kepolisian juga menyoroti potensi pelanggaran lainnya dari pasangan calon (paslon). Diakui Subchan, sampai saat ini tidak ada laporan pelanggaran protokol kesehatan.

apahabar.com

Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin.
Foto-apahabar.com/Musnita

“Setiap hari kami operasi yustisi. Kami keras, sehingga pilkada ini bisa lancar,” imbuhnya

Dilaporkannya pula, logistik pemilu sudah didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota yang melaksanakan. Seluruh surat suara dipastikan masuk dalam kotak suara dan sudah berada di kantor KPU.

“Kenapa belum disegel, karena ada 3 yang belum yaitu C1-Plano, surat pengumuman yang 7 rangkap dan thermogun,” katanya

Dalam pengawalan, seluruh anggota kepolisian juga akan dilengkapi dengan peralatan pelindung diri (APD) untuk mencegah penularan saat bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Di antaranya yaitu 3 masker, 2 faceshield, 3 sarung tangan dan 1 hazmat suit.

“Wilayah paling jauh ada di kabupaten Kotabaru yaitu Pulau Sembilan. Ditempuh 9-10 jam dengan kapal kalau situasi normal. Akan berangkat satu Desember mendatang untuk dibagikan di 17 TPS,” terangnya

Sementara itu dalam sesi wawancara, Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin mengakui adanya pelanggaran netralitas ASN di Kalsel. Dari laporan yang diterimanya, kasus-kasus tersebut telah diproses dan yang bersangkutan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketetapan yang berlaku.

“Ada yang masuk ke ranah hukum, ada yang sifatnya teguran, ada juga beberapa sanksi yang sudah diterapkan dan ada yang tidak masuk dalam kasus pelanggaran. Itu semua masuk dalam catatan, tapi secara umum berjalan dengan baik,” kata dia

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Festival Durian, Tahun Depan Hadirkan Juri Internasional
apahabar.com

Kalsel

Kapolresta Banjarmasin Ingatkan Kembali Fungsi Polri dalam Apel Jam Pimpinan
apahabar.com

Kalsel

Hitungan Menit, 2 Rumah Kontrakkan di Tabalong Hangus Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Website BKPSDM HST Diretas, Hacker Sebut Pemerintah dengan Kata-kata Kotor
apahabar.com

Kalsel

Tsunami Selat Sunda, Alfamart Kirim Bantuan Secara Bertahap
apahabar.com

Kalsel

Jutaan Jemaah Haul Abah Guru Larut dalam Syair Maulid Habsyi dan Dzikir
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, Hampir Seluruh Daerah Kalsel Diprakirakan Hujan
banjir kalsel

Kalsel

Pagi ini, Jurnalis dan Compas Kotabaru Kirim Bantuan Langsung ke Korban Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com