Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Keberanian Cucu Khalifah Umar di Hadapan Pemimpin Kejam

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 15:38 WIB

Keberanian Cucu Khalifah Umar di Hadapan Pemimpin Kejam

ilustrasi Sumber: istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Salim bin Abdullah RA adalah cucu dari Khalifah Umar bin Khattab RA. Salim tidak hanya mirip dalam bentuk fisik dan kezuhudannya, tetapi juga dalam keberaniannya menyampaikan kalimat hak meski berat resikonya.

Dilansir Republika, Rabu (25/11), dia pernah menemui Hajjaj bin Yusuf –seorang pemimpin yang kejam- untuk membicarakan tentang keperluan kaum Muslimin. Hajjaj menyambutnya dengan baik, dia dipersilakan duduk di sisinya dan dihormati secara berlebihan.

“Beberapa saat kemudian, datang beberapa orang tahanan dibawa ke hadapan Hajjaj, pakaiannya compang-camping, wajahnya pucat dan semua dalam keadaan dibelenggu,” katanya.

Hajjaj menoleh kepada Salim bin Abdullah RA, dan menjelaskan, “Mereka adalah pembuat onar di muka bumi ketika mereka telah mengeluarkan darah yang Allah haramkan.”

Kemudian Hajjaj mengambil pedang dan menyerahkannya kepada Sallim, sekaligus memberi isyarat kepada para orang tahanan untuk maju. Dia berkata kepada Salim.

“Bangkitlah dan tebas lehernya.”

Pedang itu diterima oleh Salim, dia menghampiri orang yang dimaksud. Seluruh mata menghadap kepada untuk melihat apa yang dilakukan. Salim bin Abdullah berdiri di depan orang tersebut dan bertanya.

“Apakah engkau seorang Muslim?”

Tahanan itu berkata. “Ya aku seorang Muslim apa perlunya engkau bertanya demikian? Lakukan saja apa perintahnya”.
“Apakah engkau menunaikan shalat subuh,” tanya Salim.

“Aku seorang Muslim. Adakah orang Muslim yang tidak melaksanakan salat subuh?”

“Aku bertanya apakah kamu melaksanakan shalat subuh hari ini?”

“Semoga Allah memberi hadiyah. Ya tentu saya shalat subuh hari ini.”

Kemudian Salim kembali kehadapan Hajjaj sambil melemparkan pandang yang digenggamnya dan dia berkata. “Orang ini mengaku sebagai seorang Muslim. Dia berkata bahwa hari ini ia telah melaksanakan shalat subuh sedangkan aku mendengar Rasulullah bersabda barangsiapa salat subuh dia berada dalam naungan Allah.”

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Dahsyatnya Hikmah Salat Dhuha, Dilancarkan Rezeki hingga…
Dapur Sekumpul Indah 1 Sediakan 18 Ribu Nasi Bungkus untuk Jemaah

Habar

Dapur Sekumpul Indah 1 Sediakan 18 Ribu Nasi Bungkus untuk Jemaah
apahabar.com

Habar

Sambut Tamu Allah, Kemenkes Arab Saudi Tingkatkan Fasilitas Kesehatan
apahabar.com

Religi

Doa Orang Sakit Sama dengan Doa Malaikat
apahabar.com

Habar

MUI Ajak Sambut Baik Ramadan Meski di Tengah Wabah
apahabar.com

Habar

Netizen Usul Ulama Ini Menjadi Penerus Majelis Guru Zuhdi
Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia

Habar

Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia
apahabar.com

Hikmah

Selamat Datang Sya’ban, Bulan Keampunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com