UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru

Kembali Erupsi, BPBD: Gunung Sinabung luncurkan Awan Panas 2.000 Meter

- Apahabar.com     Kamis, 5 November 2020 - 21:16 WITA

Kembali Erupsi, BPBD: Gunung Sinabung luncurkan Awan Panas 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kabupaten Karo erupsi dan meluncurkan awan panas 2.000 meter mengarah ke timur dan tenggara. Foto: Antara

apahabar.com, MEDAN – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo kembali erupsi dengan meluncurkan awan panas sejauh 2.000 meter ke arah Timur Tenggara, Kamis (5/11) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Selain itu, asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200-300 meter di atas puncak kawah,” kata Plt Kepala BPBD Karo, Natanail Perangin-angin dihubungi dari Medan, seperti dilansir Antara, Kamis (5/11).

Ia menyebutkan jumlah awan panas guguran dua, amplitudo 120 mm, dan durasi 164-184 detik.

“Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.Suhu udara 17-27 derajat Celcius,” katanya.

Sebelumnya, Gunung Sinabung erupsi pada Rabu (4/11) sekitar pukul 12.00 WIB dengan meluncurkan awan panas setinggi 1.500 meter mengarah ke timur dan tenggara.

Teramati guguran dengan jarak luncur 500-1.000 meter mengarah ke timur dan tenggara.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-200 meter di atas puncak kawah. Jumlah awan panas guguran 1 (satu), amplitudo 120 mm, durasi 155 detik.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada status III (Siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 Km dari Puncak Gunung Sinabung.

Selanjutnya radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur, dan 4 Km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

VIDEO: Tunggu Pelanggan, 7 PSK Diamankan Satpol PP Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Terkait Masalah Sungai di Banjarmasin, Cawali Hj Ananda Terima Banyak Masukan dari Prof Lambut

Tak Berkategori

Mahfud MD: 92 Persen Calon Kepala Daerah Dibiayai Cukong
Masjid

Tak Berkategori

Perlu Uluran Tangan Dermawan, Pembangunan Masjid Megah di Kotabaru Dimulai
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Swab di Rantau Badauh, Batola Tambah 5 Pasien Positif
apahabar.com

Tak Berkategori

Kekurangan APD, Sejumlah Tim Kesehatan Masih Pakai Jas Hujan
John Lee CS

Tak Berkategori

John Lee CS Beraksi! Belasan Paket Sabu dan Seorang Residivis Diringkus
Ritual Bugil

Tak Berkategori

Geger Ritual Bugil di Pandeglang, Pengikut Dijanjikan Selamat Dunia Akhirat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com