Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Kemenangan Joe Biden Diprediksi Akan Bawa Harapan Bagi Dunia Islam

- Apahabar.com     Minggu, 8 November 2020 - 15:46 WITA

Kemenangan Joe Biden Diprediksi Akan Bawa Harapan Bagi Dunia Islam

Presiden Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden. Foto-Instagram.com/@joebiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, diprediksi akan membawa harapan bagi dunia Islam.

Perkiraan dukungan terhadap dunia Islam itu sejalan dengan upaya yang sudah didorong Biden sejak menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Barack Obama kala menjadi Presiden AS.

Dilansir Republika.co.id, Direktur Pusat Kajian Wilayah Amerika, Universitas Indonesia, Suzie Sudarman, menyatakan Biden akan mendukung masalah yang menjadi perhatian Muslim.

Sejak era Obama menjadi Presiden AS, pemerintahan Paman Sam itu berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan Islam.

Salah satu yang akan sangat terlihat pada persoalan Israel-Palestina yang sangat menjadi perhatian mayoritas Muslim dunia.

Dalam pandangan Suzie, isu tersebut akan sangat berbeda dengan era pemerintahan sebelumnya.

“Biden akan berubah, dia pendukung two state solution, di mana Israel menjadi negara sendiri, begitu juga Palestina menjadi negara sendiri,” ujar Suzie seperti dilansir Republika.co.id, Minggu (8/11).

Pemerintahan AS yang baru akan mencoba mengatasi masalah dengan komunitas Islam dunia. Meski begitu, Biden tetap akan berjalan dengan nilai kristen yang memang dipegang kuat oleh warga AS.

Namun, Suzie menyatakan, nantinya pemerintah Biden akan mengambil jalan tengah.

Kondisi intoleransi di Indonesia, menurut Suzie, akan menjadi perhatian pemerintah Biden.

Meski Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai keragaman kepercayaan dan agama, tetapi masalah pertentangan antarkelompok dinilai masih sangat besar.

Oleh karena itu, Indonesia sangat disarankan untuk melakukan pembenahan dalam masalah tersebut.

Hubungan Indonesia dengan AS di masa depan diprediksi sangat berbeda dengan kondisi yang sebelumnya pada era Trump yang tidak cukup peduli pada masalah seperti itu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Panitia Sediakan 78 Dapur Umum di Haul Sekumpul ke-14, Berikut Perinciannya
apahabar.com

Habar

Dakwaan, Kata Arab yang Dipakai Dunia Hukum
apahabar.com

Habar

Cegah Corona, Masjid Meulaboh Gulung Semua Karpet
apahabar.com

Habar

Haul Habib Basirih, Ribuan Peziarah Mulai Padati Kubah
apahabar.com

Habar

Kalimantan Berduka, Satu Lagi Ulama “Al Banjari” Tutup Usia
apahabar.com

Habar

Marching Band Kental dengan Peradaban Islam
apahabar.com

Habar

Kunjungi PBNU, Habib Umar Pesan pada Murid-muridnya untuk Aktif di NU
apahabar.com

Habar

Mendengar Pengurus NU Banjar Diisi Anak Muda, Rais Syuriyah PBNU ‘Acungkan Jempol’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com