Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Kerumunan Petamburan dan Tebet, 80 orang positif Covid-19

- Apahabar.com     Minggu, 22 November 2020 - 19:47 WITA

Kerumunan Petamburan dan Tebet, 80 orang positif Covid-19

Ribuan jamaah menyambut kedatangan Pemimpin FPI Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 13 November 2020. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – 80 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Petamburan dan Tebet Jakarta. Mereka merupakan warga yang ikut berkerumun di acara yang dihadiri oleh Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Berdasarkan hasil pemeriksaan melalui tes PCR yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, terdapat 50 kasus positif Covid-19 di Tebet dan 30 kasus di Petamburan dalam kerumunan tersebut.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Budi Hidayat dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Minggu (22/11).

Selain itu, data pemeriksaan tes PCR yang dilakukan di laboratorium kesehatan daerah hingga 21 November 2020 juga masih menunggu hasil 15 kasus yang berasal dari kerumunan yang terjadi di Mega Mendung Bogor, Jawa Barat.

“Kerumunan pada kegiatan yang dilakukan dalam rangka acara keagamaan dan nikahan tersebut, Kementerian Kesehatan mengimbau bagi siapa saja yang mengikuti dan siapapun yang merasa kontak erat dengan orang yang hadir agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Budi.

Dia menegaskan bagi masyarakat yang menghadiri kegiatan dan berkerumun di Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan, Tebet, dan Mega Mendung terkait acara yang dihadiri tokoh FPI Rizieq Shihab untuk isolasi mandiri agar meminimalkan risiko penularan Covid-19 yang lebih luas.

Budi juga mengingatkan apabila masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan mengalami gejala Covid-19, seperti batuk, pilek, sesak napas, sakit tenggorokan, serta hilang indra penciuman dan perasa agar segera mengunjungi Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan tes PCR. Pemerintah juga telah menyiapkan pusat karantina di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet maupun hotel yang telah disediakan.

Kementerian Kesehatan meminta kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pimpinan daerah agar bisa memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat luas dalam penerapan protokol kesehatan.

Dia juga menerangkan bahwa Kementerian Kesehatan kini tengah melakukan pemantauan penularan Covid-19 secara ketat di wilayah Petamburan, Bandara Soekarno-Hatta, Tebet, dan Mega Mendung.

“Kita harus berupaya bersama dalam pencegahan penularan COVID-19 agar wabah penyakit ini segera bisa kita atasi,” kata Budi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Terbitkan Perpres Gaji dan Tunjangan PPPK, Berikut Besarannya
apahabar.com

Nasional

Ketua KPU Jelaskan Kendala Rekapitulasi Penghitungan Suara Luar Negeri
Sriwijaya Air SJ182

Nasional

Hari Ini, 4 Korban Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Teridentifikasi
apahabar.com

Nasional

Deretan Negara yang Sudah Longgarkan Lockdown, Indonesia Kapan?

Nasional

Pemerintah Putuskan PPKM Level 4 Diperpanjang
apahabar.com

Nasional

Sambangi Nelayan, Jokowi: Tidak Ada Tawar-menawar di Natuna!
Pemerintah Minta Masyarakat Tidak Tolak Jenazah Covid-19

Nasional

Pemerintah Minta Masyarakat Tidak Tolak Jenazah Covid-19
apahabar.com

Nasional

Soal Sanksi Lion Air Menunggu Rilis KNKT
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com