Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Kerumunan Rizieq Shihab di Bogor, Lima Warga Diperiksa

- Apahabar.com Selasa, 24 November 2020 - 13:28 WIB

Kerumunan Rizieq Shihab di Bogor, Lima Warga Diperiksa

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat akan memeriksa lima saksi, termasuk di antaranya dua anggota FPI. Foto: Antara

apahabar.com, BANDUNG – Proses penyelidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan Rizieq Shihab berlanjut.

Terbaru, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar memeriksa lima orang.

Pemeriksaan terkait kegiatan imam besar Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Pattopoi mengatakan lima orang yang diundang itu, yakni dua orang dari FPI, seorang petugas dari RW setempat, Kanit Satpol PP Bogor, dan seorang petugas dari puskesmas setempat.

“Sementara itu Bupat Ade Yasin masih sakit (terkonfirmasi Covid-19),” kata Patoppoi, Selasa (24/11) dilansir Antara.

Menurut dia, hingga kini pihak kepolisian masih belum mendapat konfirmasi kehadiran dari dua anggota FPI tersebut. Dua anggota itu yakni Muchsin Alatas, dan Asep Agus Sofyan.

Selain itu, pihak kepolisian juga menurutnya turut mengundang saksi ahli untuk diminta keterangannya terkait dugaan pelanggaran tersebut. Saksi ahli yang diundang itu merupakan ahli epidemiolog.

“Ini kan masih penyelidikan ya, hanya klarifikasi, harapannya datang, kalau tidak datang tetap SOP setelah penyelidikan kita gelar, nanti kita simpulkan apakah perkara nya bisa naik sidik atau nggak,” kata Patoppoi.

Sejauh ini pihak kepolisian telah memeriksa Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Ketua RT, Camat Megamendung, kepala desa setempat, dan seorang anggota Bhabinkamtibmas.

Pemeriksaan sebelumnya itu, telah dilakukan pada Jumat (20/11) lalu. Mereka diperiksa kurang lebih selama 10 jam dengan puluhan pertanyaan mulai dari tugas pokok dan fungsi, serta pemahaman atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi itu.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Gelapkan Motor, Warga Banjarmasin Barat Dipolisikan Adik Sendiri
apahabar.com

Hukum

Fakta Baru Cekcok Maut di Pasar Tapandang Pelaihari
apahabar.com

Hukum

Tim Macan Kalsel dan Buser Polsek Bantim Buru Pelaku Penganiayaan Bersenjata Samurai di Jalan Jati
apahabar.com

Hukum

Polisi Kotabaru Nyamar Jadi Pembeli, 2 Budak Sabu Asal Batulicin Terjaring
apahabar.com

Hukum

Terkuak Alasan Lucinta Luna Pakai Psikotropika

Hukum

Polisi Sukses Sergap 2 Pencuri 63 Kayu Balok Ulin di Kobar
apahabar.com

Hukum

Geger Balita Hilang Bersama Pembantu di Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Korban Tewas Penembakan di Masjid New Zealand Jadi 50 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com