Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Kominfo: Bangun Jaringan 4G Seluruh Indonesia Jadi PR Besar 2021

- Apahabar.com Senin, 9 November 2020 - 19:37 WIB

Kominfo: Bangun Jaringan 4G Seluruh Indonesia Jadi PR Besar 2021

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli. Foto: Kominfo.go.id

apahabar.com, JAKARTA – Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad M Ramli, mengungkapkan bahwa Kominfo memiliki pekerjaan rumah (PR) besar pada 2021, yaitu membangun jaringan 4G secara menyeluruh di Indonesia.

Ramli menjelaskan, dari total jumlah 83.218 desa/kelurahan di Indonesia masih ada 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau 100 persen jaringan 4G.

“Oleh karena itu, pekerjaan besar yang harus dilakukan mulai tahun 2021, seperti yang disampaikan oleh bapak presiden, adalah kita akan membangun 9.113 desa di 3T dan 3.435 desa kelurahan di desa non-3T,” ujar Ramli dalam konferensi pers hasil survei APJII, dilansir Antara, Senin (9/11).

Pembangunan jaringan tersebut menjadi pekerjaan besar bagi Kementerian Kominfo mengingat sebanyak 20.341 desa/kelurahan berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan atau 3T.

Artinya, sebanyak 20.341 desa/kelurahan tersebut, menurut Ramli, adalah non-komersial karena jumlah penduduk yang sedikit, sehingga harus dibangun sendiri oleh Kementerian Kominfo lewat Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Kita akan menginginkan semuanya akan terjangkau, dengan demikain 2021 adalah pekerjaan besar Kominfo saat ini karena ada 9.113 desa yang memang tidak komersial dan harus dibangun melalui jaringan BAKTI Kominfo,” ujar Ramli.

Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengenai jumlah pengguna dan penetrasi internet, menurut Ramli akan sangat terkait dengan program transformasi digital yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan dieksekusi oleh Kementerian Kominfo.

Terkait pengguna internet, Ramli melihat terjadi perubahan pola yang sangat signifikan secara digital selama pandemi.

“Yang tadinya booming medsos dan over-the-top, tapi saat pandemi kemudian ada pergeseran sangat signifikan ke bidang pendidikan, work form home, conference,” kata Ramli.

Perubahan signifikan, menurut Ramli, juga terjadi terkait online shop dan bidang kesehatan.

“Online shop sempat naik 400 persen bulan kedua saat pandemi,” ujar dia.

Ramli menambahkan, survei APJII tentang pengguna dan penetrasi internet, menjadi penting bagi Kementerian Kominfo dalam merencanakan kebijakan dan regulasi ke depan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah
apahabar.com

Nasional

Ibnu Sina: Ustaz Arifin Ilham Teladan Umat Islam
apahabar.com

Nasional

OTT KPK di PUPR Terkait Proyek Air Bersih Tanggap Bencana
apahabar.com

Nasional

Lubang Bekas Tambang Kaltim Makan Korban Lagi!
apahabar.com

Nasional

Anggarkan Rp 10 Triliun untuk Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Pulang ke Solo, Jokowi Nyekar ke Makam Kedua Orangtuanya
apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Guncang Flores Timur
apahabar.com

Nasional

Aksi Heroik PMI Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Jabodetabek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com