UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Komunitas Wasaka Tapin Terawang Ratusan Pusaka

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 16:39 WIB

Komunitas Wasaka Tapin Terawang Ratusan Pusaka

Kegiatan silaturahmi Wasaka Tapin di kediaman KH. Akhmad Rijali Abdul Karim di Jalan Datu Aling Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara, Selasa, Malam (24/11). Foto-apahabar.com/Fauzi

apahabar.com, RANTAU – Ratusan pusaka milik anggota Komunitas Pencinta Wasi Pusaka Banua (Wasaka) Tapin diperiksa patuah (khasiatnya, red) di kediaman KH Akhmad Rijali Abdul Karim, Selasa (24/11) malam.

Seorang Ahli Pusaka, Ruslan Hiyung menerawang bilah demi bilah pusaka tersebut. Dia menyebut, khasiat dari pusaka-pusaka tersebut, mulai dari perihal rezeki sampai urusan cinta, ada di setiap bilah bilah pusaka itu.

Ruslan Hiyung, juga memberikan saran apabila ada pusaka yang tidak layak untuk dibawa ataupun disimpan, karena memiliki potensi buruk untuk pemilik.

apahabar.com

Kegiatan silaturahmi Wasaka Tapin di kediaman KH. Akhmad Rijali Abdul Karim di Jalan Datu Aling Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara, Selasa, Malam (24/11).
Foto-apahabar.com/Fauzi

“Ibarat kata, bila mamilih maka pilihlah nang bagus nang bamanfaat gasan diri,” ujar lelaki tua itu.

Kegiatan seperti itu rutin dilaksanakan sejak setahun lalu, dengan niat menjalin silaturahmi antar sesama pencinta pusaka dan sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan.

“Iya, menjalin silaturahmi. Malam ini kita ada membaca manakib, salamatan wasi, mengirim doa untuk pandai besi yang dulunya membuat pusaka dan ‘batatangguhan’ mengetahui isi patuah pusaka bahari. Jangan sampai tenggelam lah sejarah sejarah dan kebudayaan kita,” ujar Ketua Wasaka, Abdul Wahid.

Sejak setahun lalu, Wasaka Tapin sudah memiliki 33 anggota. Sama seperti sebelumnya, ratusan bilah dari berbagai jenis senjata pusaka juga turut dihadirkan.

Memiliki perkumpulan itu tak membuat anggota Wasaka Tapin bisa sesuka hati membawa pusaka, karena ini bertentangan dengan hukum.

“Seperti disampaikan oleh anggota Kapolsek Tapin Utara, membawa senjata tajam tidak memenuhi syarat dan ketentuan pastinya bertentangan dengan hukum,” ujarnya.

KH. Akhmad Rijali menyambut gembira dengan acara seperti itu.

“Ulun suka banar bakumpul. Insya Allah, bakumpul-kumpul kita niatnya baik. Ini (pusaka) kumpulan banyak pusaka dibuat orang orang bahari yang bagus, dengan tujuan yang bagus,” ujar Guru Rijali.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Waspada Karhutla, Intip Peringatan Dini BMKG Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Soal Corona, Rooswandi Salem Utamakan Keselamatan Masyarakat

Kalsel

Niat Mendaki Gunung, 8 Pemuda Banjarmasin Tersesat di Bajuin Tala, 1 Orang Hipotermia!
apahabar.com

Kalsel

Peredaran Obat Daftar G dan Sabu Hantui HST
apahabar.com

Kalsel

Ditilang di Pos Handil Bakti, Pelanggar Lalin Langsung Disidang
apahabar.com

Kalsel

Kembali Gaungkan #MosiTidakPercaya, Massa Anti-Omnibus Law Demo Lagi DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Seorang Jemaah Asal Kalsel Dikabarkan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Via WhatsApp, Pramuka di Banjarmasin Sukses Galang Dana untuk Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com