3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 09:11 WIB

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19

Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwu saat mengunjungi desa Pumpung, tempat pandulangan intan di Banjarbaru. Sumber : Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu melakukan kunjungan ke lokasi penambangan intan yang ada di desa Pumpung Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Senin (2/11/2020).

Dalam kegiatan ini, ia didampingi langsung oleh Inspektur Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Banjarbaru, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Banjarbaru, Camat Cempaka serta Lurah Sungai Tiung.

Bernhard menyampaikan desa Pumpung, Kecamatan cempaka ini sudah sangat terkenal di telinga wisatawan asing maupun wisatawan lokal di penjuru Indonesia.

“Tempat pendulangan intan ini mungkin kalau sejarah yang lalu kita pernah tahu dengan namanya intan Trisakti yang besar, hari ini saya ingin melihat secara langsung tempat pendulangan intan yang ada di Kota Banjarbaru ini,” ujarnya.

Sekaligus melihat apa yang sudah dihasilkan mulai dari bahan intan, kemudian intan yang masih mentah lalu diproses hingga menjadi berlian.

Bernhard berharap desa Pumpung bisa dikenal lebih luas lagi, bahkan dapat menjadi tempat yang baik untuk mendorong wisatawan asing maupun dalam negeri untuk singgah di Kota Banjarbaru.

“Karena Banjarbaru ini terkenal dengan pendulangan intan terutama di Kecamatan Cempaka, namun harus wajib tetap mengedepankan keamanan bagi pelaku pendulangan dan pengolahan Intan ini,” katanya

Selalu memperhatikan dampak buruk yang ditimbulkan dari proses yang berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar.

“Mengedepankan standard protokol kesehatan Covid-19 yang diperuntukkan kepada para pelaku penjual Intan dengan Wisatawan yang berkunjung ke desa saat melakukan transaksi jual beli,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Pantau Penerapan Prokes di Tempat Umum, Bernhard E Rondonuwu: Tingkat Kesadaran Masyarakat Meningkat
apahabar.com

Banjarbaru

Apel Pasukan Gabungan Persiapan Pilkada Banjar, Ini Tugas Satpol PP, Damkar, dan Linmas
apahabar.com

Banjarbaru

Inisiasi Tukar Sampah Jadi Token Listrik, PLN UIW Kalselteng Bantu Pengembangan Bank Sampah Sekumpul
apahabar.com

Banjarbaru

Pjs Wali Kota Banjarbaru Kembali Gelar Sidak, Ini Targetnya
apahabar.com

Banjarbaru

Tak Terbukti Bersalah, Darmawan Jaya Ingin Pilkada Banjarbaru Kondusif
apahabar.com

Banjarbaru

Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS
apahabar.com

Banjarbaru

Banjarbaru Raih Juara Satu Pengelolaan Sampah, Darmawan Jaya: Visi Misi Berkarakter Tercapai
apahabar.com

Banjarbaru

Positif Covid-19, 3 Anggota DPRD Banjarbaru Dikarantina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com