Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 di Tabalong: Semangat Kemanusiaan Kalahkan Ketakutan Ramai-Ramai Vaksinasi Massal, HSS Kekurangan Stok

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 3 November 2020 - 09:11 WITA

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19

Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwu saat mengunjungi desa Pumpung, tempat pandulangan intan di Banjarbaru. Sumber : Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu melakukan kunjungan ke lokasi penambangan intan yang ada di desa Pumpung Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Senin (2/11/2020).

Dalam kegiatan ini, ia didampingi langsung oleh Inspektur Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Banjarbaru, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Banjarbaru, Camat Cempaka serta Lurah Sungai Tiung.

Bernhard menyampaikan desa Pumpung, Kecamatan cempaka ini sudah sangat terkenal di telinga wisatawan asing maupun wisatawan lokal di penjuru Indonesia.

“Tempat pendulangan intan ini mungkin kalau sejarah yang lalu kita pernah tahu dengan namanya intan Trisakti yang besar, hari ini saya ingin melihat secara langsung tempat pendulangan intan yang ada di Kota Banjarbaru ini,” ujarnya.

Sekaligus melihat apa yang sudah dihasilkan mulai dari bahan intan, kemudian intan yang masih mentah lalu diproses hingga menjadi berlian.

Bernhard berharap desa Pumpung bisa dikenal lebih luas lagi, bahkan dapat menjadi tempat yang baik untuk mendorong wisatawan asing maupun dalam negeri untuk singgah di Kota Banjarbaru.

“Karena Banjarbaru ini terkenal dengan pendulangan intan terutama di Kecamatan Cempaka, namun harus wajib tetap mengedepankan keamanan bagi pelaku pendulangan dan pengolahan Intan ini,” katanya

Selalu memperhatikan dampak buruk yang ditimbulkan dari proses yang berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar.

“Mengedepankan standard protokol kesehatan Covid-19 yang diperuntukkan kepada para pelaku penjual Intan dengan Wisatawan yang berkunjung ke desa saat melakukan transaksi jual beli,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kejari Banjarbaru

Banjarbaru

Raih WBK, Kejari Banjarbaru Gelar Apel Pencanangan WBBM
apahabar.com

Banjarbaru

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati

Banjarbaru

Pembalap Liar Bawa Sajam dan Mabuk, Wali Kota Banjarbaru: Tindak Tegas!
banjarbaru

Banjarbaru

Miliki Sabu, Wanita Paruh Baya di Banjarbaru Ditangkap
Disiplin

Banjarbaru

Kinerja Baik dan Disiplin, 4 Pegawai Lapas Banjarbaru Raih Penghargaan
Lapas Banjarbaru

Banjarbaru

Dengan Prokes Ketat, Tarawih dan Tadarus Tetap dilaksanakan di Lapas Banjarbaru
apahabar.com

Banjarbaru

Cempaka Banjarbaru Banjir Lagi, Lansia dan Anak-anak Dievakuasi
Disnaker Kalsel

Banjarbaru

Pembayaran THR, Disnaker Kalsel: Pekerja Baru Juga Dapat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com