Happy Wedding! Plt Gubernur Kalsel Resmi Nikahi Pramugari KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat!

Kurangi Kematian Ibu-Anak, SHM-MAR Pilih Tingkatkan Dana Posyandu di Tanbu

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 21:18 WIB

Kurangi Kematian Ibu-Anak, SHM-MAR Pilih Tingkatkan Dana Posyandu di Tanbu

Syafruddin H Maming berkomitmen akan memberikan kesetaraan kepada perempuan dalam sektor pekerjaan, dan meningkatkan dana posyandu. apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Debat calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu (Tanbu) masih berlangsung di Studio TVRI Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Achmad Yani Kilometer 5,6 Banjarmasin, Sabtu (14/11) malam.

Pada segmen kedua, Moderator Andi Tenri Sompa bertanya kepada paslon nomor urut 1, Syafruddin H Maming-Muhammad Alpiya Rakhman (SHM-MAR).

Di mana moderator menanyakan terkait bagaimana menangani kesenjangan gender dan kasus kematian ibu dan anak di Tanah Bumbu.

Dalam kesempatan itu, Syafruddin H Maming berkomitmen akan memberikan kesetaraan kepada perempuan dalam sektor pekerjaan.

“Kalau mereka berstatus ASN, maka akan ditempatkan sesuai jabatan dan keahliannya,” ucap Syafruddin H Maming.

Kemudian untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak, SHM-MAR memiliki program kesehatan gratis untuk masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

Di sini terdapat misi operasi cesar gratis untuk ibu-ibu. Karena, ia menilai tak semua perempuan di Tanbu melahirkan normal.

“Pasti ada kendala yang lain,” katanya.

Selanjutnya, SHM-MAR akan meningkatkan dana posyandu yang ada di setiap desa di Tanbu.

“Insyaallah kita akan memberikan beberapa kali lipat sesuai keuangan dana desa yang tersedia,” jelasnya.

Sementara itu, M. Alpiya Rakhman menambahkan peran PKK sangat penting untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak di Tanah Bumbu.

Namun sayang, menurutnya, dana untuk PKK masih sedikit. Padahal tugasnya sangat banyak.

“Tugas PKK itu memberikan pemahaman soal kesehatan ibu dan anak. Ini sangat penting bagi kami.”

“Kemudian terkait kesetaraan gender, dalam menentukan kepala SKPD nanti, kami tak berdasarkan deal politik, namun berdasarkan kompetensi yang ada,” pungkasnya.

Digelar Live Streaming

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Betah, Ratusan Mama Muda di Tapin Gugat Cerai Suaminya
apahabar.com

Kalsel

Obati Penderita Covid-19, Kalsel Kembangkan Terapi Plasma Konvalesen
apahabar.com

Kalsel

Demi Haul Guru Sekumpul, Rela Jalan Kaki dari Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Potongan Reklame di Jalan A Yani Banjarmasin Ancam Pengendara
apahabar.com

Kalsel

Amalia, Siswa MAN 1 HST Bangga Jadi Paskibraka
apahabar.com

Kalsel

Polisi Tepis Dugaan Jasad di Sungai Martapura Korban Pembunuhan
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Meratus di HST Belajar Menulis dan Membaca
apahabar.com

Kalsel

Megahnya Balai Kota Banjarmasin Jelang HUT RI Ke-75, Berapa Biayanya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com