Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Lagi, Bocah 125 Kg Tanah Laut Batal Dirawat Rumah Sakit

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 15:32 WIB

Lagi, Bocah 125 Kg Tanah Laut Batal Dirawat Rumah Sakit

Jika sebelumnya RSUD Ulin Banjarmasin yang menolak, kini pihak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru. Foto: Ali Chandra/apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Achmad Irwandi, bocah berbobot 125 kilogram asal Desa Kuringkit, Panyipatan Kabupaten Tanah Laut, kembali batal dirawat medis.

Jika sebelumnya RSUD Ulin Banjarmasin, kini pihak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru.

Lagi-lagi lantaran surat yang ditambahkan oleh pihak Puskesmas Panyipatan mengacu pada hasil pemeriksaan tes cepat Covid-19 RSUD Ulin. Hasil tes Covid-19 si bocah dilaporkan reaktif.

“Saat dicek surat menyurat yang kami bawa tertulis reaktif. Makanya kami bawa kembali ke Pelaihari,” kata Ayah angkat Mulyadi kepada apahabar.com, Kamis (5/11) siang tadi.

Namun sebelum dibawa ke rumah, sebut Mulyadi, si bocah sempat dibawa berobat ke pengobatan alternatif di Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

“Betis, lutut hingga pergelangan kaki dipijat sekitar 20 menit. Alhamdulillah kakinya bisa digerakkan perlahan walaupun belum bisa berdiri,” ujarnya.

Bahkan saat dalam perjalanan pulang Achmad Riswandi mulai menunjukkan pemulihan kesehatan.

“Kami singgah makan. Seperti biasa makan lahap sekali,” sebut Mulyadi.

Untuk sementara Achmad Riswandi akan dibawa kembali ke rumah di Desa Kuringkit Kecamatan Panyipatan.

“Sebab besok direncanakan mau dibawa lagi ke Rumah Sakit Citra Borneo Medika Pelaihari,” ujarnya.

Hasil komunikasi dengan dokter yang menangani di Pelaihari rencana mau dilakukan cek pemeriksaan darah.

“Diulang cek darahnya,” kata Mulyadi.

Saat disinggung apakah nanti dilakukan swab tes? Mulyadi belum bisa memastikan.

Berdasar pemeriksaan rapid test di Puskesmas Panyipatan, Rumah Sakit Citra Borneo Medika dan terakhir di Rumah Sakit Hadji Boejasin hasilnya memang non-reaktif.

“Tapi saat di rumah sakit Ulin Kemarin justru reaktif. Makanya kami bawa pulang kembali dengan berbagai pertimbangan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Panyipatan Kelly Maulana tampak tak bisa berbuat banyak terkait penanganan Achmad Riswandi.

“Kami cuma memberikan surat pengantar tambahan,” ujarnya.

Ada dua kendala. Yang pertama kata dia pihak keluarga Achmad Riswandi mau anaknya dibawa ke RS Idaman Banjarbaru.

“Perihal dibawa kembali oleh orang tuanya, kami akan koordinasi lagi. Apakah nanti pihaknya mau dilakukan swab atau tidak itu tergantung mereka. Begitu juga jika ingin isolasi mandiri tidak masalah,” ujarnya.

Kendala lain, Achmad Riswandi sebenarnya disarankan untuk menjalani karantina.

“Namun keluarga keberatan sebab tidak ada yang jaga. Yang menjadi dasarnya hasil pemeriksaan rapid test di RSUD Ulin dinyatakan reaktif,” jelasnya.

Tak Bisa Berdiri

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kades

Hukum

Jual Sabu, Oknum Kades di Tapin Divonis 6,6 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Menyambi Edarkan Narkoba, Oknum Guru Madrasah di Tanbu Ditangkap di Tala
apahabar.com

Kalsel

Madrasah Musyawarah Mufakat Bakal Dapat Prioritas
apahabar.com

Kalsel

15 Warga Banjarmasin Positif Covid-19, Berikut Kelurahan Penyumbang Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Sumber Penyumbang Devisa, Disbunnak Harap Karet Jadi Penyokong Pembangunan Kalsel

Kalsel

Video: Api Amuk Gandaria 2 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cabup Balangan H Ansharuddin Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Ar Raudah Juai
apahabar.com

Kalsel

Indocement Kembali Gelar Pelatihan Petugas Keselamatan dan Driver Ambulance untuk Desa Binaan di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com