Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Laporan Denny Rontok Lagi, Tim BirinMu: Jangan Mempertontonkan Arogansi

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 11:26 WIB

Laporan Denny Rontok Lagi, Tim BirinMu: Jangan Mempertontonkan Arogansi

Ketua Tim Pemenangan Pasangan BirinMu, Rifqinizamy Karsayuda. sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan akhirnya menghentikan laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin – Muhidin (BirinMu).

Keputusan itu diperoleh setelah Bawaslu Kalsel menggelar rapat pleno sampai dengan pukul 23.00 Wita, tadi malam.

Terkait keputusan tersebut, Ketua Tim Pemenangan Pasangan BirinMu, Rifqinizamy Karsayuda langsung mengucap syukur.

“Alhamdulillah, Bawaslu Kalsel dengan segala kewenangannya telah menyatakan laporan saudara Denny Indrayana dan tim hukum terkait tuduhan pelanggaran oleh Paman BirinMu, sekali lagi tidak terbukti secara hukum,” ucap Rifqinizamy Karsayuda kepada apahabar.com, Rabu (4/11) pagi.

Rontok Lagi, Dugaan Pelanggaran BirinMu Resmi Disetop Bawaslu!

Rifqi mengimbau agar menghadapi kontestasi Pilgub Kalsel 2020 ini dengan penuh kedewasaan dan teladan terbaik bagi masyarakat di Banua (Kalsel).

“Jangan mempertontonkan arogansi berkedok ‘penegakan hukum’ dengan berbagai tuduhan yang tak memiliki bukti kuat dan cenderung berniat menyebar kebencian serta perpecahan di Banua kita tercinta,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kalsel menyatakan laporkan tersebut tidak cukup bukti untuk memenuhi unsur – unsur sebagaimana pasal yang disangkakan yaitu Pasal 188 juncto 71 ayat 3 UU No 6 Tahun 2020 tentang Pilkada.

“Tidak cukup bukti untuk memenuhi pasal yang disangkakan,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie kepada apahabar.com.

Sekedar diketahui, Bawaslu Kalsel secara resmi menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Sahbirin Noor – Muhidin.

Pelapor atas bernama Jurkani. Dia sebagai tim divisi hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 2, Haji Denny – Haji Difri (H2D).

Ia melaporkan dugaan pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada yang mengatur larangan gubernur menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Yang tidak kalah penting dari pelanggaran tersebut adalah sanksi diskualifikasi atau pembatalan petahana dalam kontestasi Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (5) UU a quo.

Bawaslu Kalsel sudah memanggil sejumlah pihak terkait laporan dugaan pelanggaran tersebut. Termasuk terlapor dan sebagian pejabat Pemprov Kalsel.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ananda

Politik

Bukan Haris Makkie, Golkar Dipastikan Usung Ananda di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Syafruddin H Maming Sapa Emak-emak di Kecamatan Simpang Empat Tanbu
apahabar.com

Politik

Saidi Mansyur: BNN Sudah Diupayakan Hadir di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Politik

Ibnu Sina: Beda Pilihan Jangan Sampai Jadi Gesekan
apahabar.com

Politik

Dandim 1007/Banjarmasin Berkunjung ke KPUD Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Pilkada 2020, Sahbirin – Muhidin Jadi yang Pertama Mendaftar ke KPU Kalsel
apahabar.com

Politik

Survei Charta, dan Alasan Aditya Ariffin Ungguli Elektabilitas Nadjmi Adhani

Politik

Relawan Prabowo-Sandi Optimistis SHM-MAR Unggul di Pilkada Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com