Alhamdulillah, Ribuan Pengungsi di Liang Anggang Mulai Kembali ke Rumah Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel

Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

- Apahabar.com Senin, 30 November 2020 - 08:56 WIB

Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

Puluhan anggota Pramuka di Hulu Sungai Tengah (HST) mengikuti pendidikan latihan dasar. Foto: Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Puluhan anggota Pramuka di Hulu Sungai Tengah (HST) mengikuti pendidikan latihan dasar.

Menariknya, pemetaan daerah rawan bencana jadi salah satu atensinya.

Kegiatan Kwartir Cabang Pramuka HST ini dilaksanakan sejak 27-29 November tadi di di STAI Al-Washliyah Barabai.

Kegiatan itu melibatkan 32 orang peserta yang terdiri dari 2 orang perwakilan tiap-tiap Kwarting Kecamatan. Rinciannya 22 orang terdiri dari Satgas Pramuka Peduli HST dan 8 orang perwakilan STAI Al-Washliyah.

Sementara 2 perwakilan yang juga dari STAI Al-Washliyah akan menerima teori ataupun praktik secara langsung oleh narasumber kompeten di bidangnya.

Ketua Pelaksana, Fahriansyah mengatakan agenda yang digelar itu dalam rangka menanamkan semangat anggota Kwartir Cabang Pramuka HST untuk peduli sesama. Terlebih dalam hal bencana alam maupun non-alam ataupun kecelakaan.

Pramuka di HST sebagai ujung tombak, kata Fahriansyah harus tanggap penanganan bencana.

Mengingat cuaca ekstrem di HST, sejumlah kecamatan dipetakan Pramuka sebagai daerah rawan bencana alam. Seperti Batang Alai Timur, Hantakan dan Labuan Amas Utara.

“Semuanya berpotensi punya bencana, baik bencana banjir, longsor dan puting beliung. Jadi bagaimana dasarnya harus dipelajari, baik apa yang dilakukan sebelum bencana maupun setelah bencana,” terang Fahriansyah.

Ketua Kwarcab Pramuka HST, Ainur Rafiq melalui Ketua Harian Ahmad Suhaimi berharapĀ kegiatan yang diadakan itu bisa menjadi dasar peserta memahami bagaimana menangani bencana.

Termasuk kecelakaan lalu lintas, pertolongan pertama pada korban hingga mengatur lalu lintas di jalan.

Gambaran itu, kata Suhami, mengilustrasikanĀ bahwa Pramuka peduli HST telah melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

Senada dengan Fahriansyah, Suhaimi menegaskan, dalam melaksanakan bantuan, gerakan Pramuka merupakan ujung tombak.

“Walaupun sedikit yang dibantu mudah-mudahan bisa menjadi pembuktian. Pramuka bukan hanya bisa bernyanyi, bersuara, berkemah dan memasak saja, namun Pramuka bisa peduli dengan lingkungannya,” tutup Suhaimi.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Chairansyah Apresiasi Pleno Rekapitulasi Dukungan Bapaslon Independen
APBD

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Tok! APBD HST 2021 Ditetapkan Rp 1,18 T, Simak Rinciannya
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Adaptasi Kebiasaan Baru, Pemkab HST Beri Kelonggaran Aktifitas Masyarakat
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Jumat Taqwa, Siraman Rohani Bagi ASN Pemkab HST
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Pemkab HST Apresiasi Kemanunggalan TNI-Masyarakat Lewat TMMD
HST

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Dibangunnya RS Syifa Medika Kado Bagi Warga Bumi Murakata HST
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Pemkab HST Sosialisasikan Pencegahan Covid 19
HST

Pemkab Hulu Sungai Tengah

HST Tetap Perjuangkan Predikat WTP di 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com