Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Mata Uang Benua Kuning Perkasa, Rupiah Awal Pekan Ditutup Menguat

- Apahabar.com     Senin, 9 November 2020 - 18:53 WITA

Mata Uang Benua Kuning Perkasa, Rupiah Awal Pekan Ditutup Menguat

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada pada awal pekan ditutup menguat.

Penguatan rupiah didukung perkasanya mayoritas mata uang kawasan Benua Kuning atau Asia.

Rupiah ditutup menguat 145 poin atau 1,02 persen ke posisi Rp14.065 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.210 per dolar AS.

“Dari eksternal, penguatan rupiah dipengaruhi oleh pasar yang menyambut pemilihan Joe Biden sebagai presiden AS,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (9/11).

Pelaku pasar berekspektasi bahwa Gedung Putih yang lebih tenang dapat meningkatkan perdagangan dunia dan kebijakan moneter akan tetap mudah.

Biden dan timnya dilaporkan sedang mengerjakan paket bantuan Covid-19 untuk membantu mengatasi pandemi yang masih merebak di Amerika Serikat.

AS menjadi negara pertama yang mencatat lebih dari 10 juta kasus, dengan rata-rata mingguan saat ini lebih dari 100.000 kasus baru per hari.

Lebih dari 237.000 orang telah meninggal karena penyakit tersebut di AS, dengan satu dari 11 kematian global terjadi di negara tersebut. Jumlah kasus global sendiri telah melebihi 50 juta pada 9 November, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Dari domestik, sentimen masih datang dari data kuartal III 2020 yang terkontraksi 3,45 persen, yang menandakan bahwa ekonomi terus mengalami pertumbuhan walaupun tidak terlalu signifikan.

“Namun yang terpenting bagi pemerintah adalah mempertahankan ekonomi agar ekonomi di kuartal IV tidak terpuruk, apalagi pandemi Covid-19 masih terus meningkat,” ujar Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 14.173 per dolar AS.

Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.058 per dolar AS hingga Rp 14.175 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.172 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp 14.321 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sudah Sepekan, Nelayan 2 Desa di Pulau Sembilan Kotabaru Tak Bisa Melaut
apahabar.com

Ekbis

Tips Agar UMKM Bisa Tahan Banting Diterjang Corona
Tiket Pesawat Diskon, Cek Ketentuannya

Ekbis

Tiket Pesawat Diskon, Cek Ketentuannya
apahabar.com

Ekbis

Terpapar Corona, Rupiah Pagi Ini Kembali Melemah
apahabar.com

Ekbis

Mendagri Minta Tambahan Anggaran Blanko e-KTP, Ini Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Game Mencekam Khas Indonesia Rilis di Steam
apahabar.com

Ekbis

Lockdown di Sejumlah Negara Bikin Rupiah Depresi
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Jatuh Tertekan Dolar AS Usai Trump Unggul di Florida
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com