Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Mengintip Strategi Sang Petahana Tangani Covid-19 hingga Sukses Bertahan di Zona Hijau

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 11:47 WIB

Mengintip Strategi Sang Petahana Tangani Covid-19 hingga Sukses Bertahan di Zona Hijau

Ibnu-Arifin dalam debat Pilwali Banjarmasin 2020. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam debat terakhir Calon Wali Kota Banjarmasin Minggu (22/11) kemarin, sang petahana, Ibnu Sina, telah memaparkan strategi penanganan Covid-19 di kota Banjarmasin hingga berhasil bertahan di zona hijau.

Debat ketiga Calon Wali Kota Banjarmasin itu bertema “Peningkatan kualitas hidup masyarakat dan strategi penanganan corona virus desease 2019 (Covid-19) di Kota Banjarmasin”.

Ibnu menyampaikan penjabaran dalam tema ini telah tertuang dalam visi-misi “Baiman dan Lebih Bermartabat” dan juga masuk dalam program prioritas terkait dengan peningkatan derajat kesehatan dan pendidikan masyarakat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kemudian dalam peningkatan daya saing.

Dalam Visi Misi tersebut juga berkaitan melanjutkan pengembangan kewirausahaan dengan menciptakan Wira Usaha Baru (WUB) dan peningkatan digitalisasi UMKM serta pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan penguatan pembiayaan kepada pelaku usaha kecil dengan program Bausaha Tanpa Bunga (BAHUMA).

Dengan program yang dijalankan pemerintah, baik presiden, gubernur, maupun walikota, menurut Ibnu sudah satu komando, seperti melakukan upaya tracing (penelusuran) dan tracking (pelacakan) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19. Di samping tracing dan tracking, juga ada upaya treatmen (pengobatan) untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain itu, beberapa strategi yang sudah dikembangkan pemerintah kota untuk menangani Covid-19 yakni edukasi tanpa henti, penegakan sanksi melalui peraturan walikota dan penguatan sumber daya tenaga kesehatan (para perawat dan dokter) serta di ujung tombak pelayanan kesehatan (Puskesmas) termasuk evaluasi berkelanjutan dan hadirnya Laboratorium Reaksi Berantai Polimerase (PCR) Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin yang resmi beroperasi.

Upaya ini, kata dia, sudah sangat terstruktur melalui dukungan APBD Kota Banjarmasin dengan melihat pada tiga aspek dampak yaitu dampak kesehatan, dampak sosial melalui jaring pengaman sosial dan dampak ekonomi.

“Jangan sampai bencana kesehatan menjadi bencana ekonomi bagi kita, khususnya di Kota Banjarmasin hari ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Ibnu, geliat kota Banjarmasin melalui upaya upaya ini sudah menemukan langkah-langkah yang benar dengan berhasil bertahan di zona hijau dalam dua pekan terakhir ini.

“Terima kasih atas segala upaya yang dilakukan semua pihak dalam mendukung penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin,” tutupnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Darmawan Jaya

Politik

Nyoblos di TPS, Darmawan Jaya dan Istri Serasi Kenakan Sasirangan Khas Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Gelar Sekolah Partai, PDIP Dinilai Suguhkan Kandidat Layak untuk Rakyat
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020, Haris Makkie: Seluruh Paslon Wajib Ditaati Prokes
apahabar.com

Politik

Kader Nasdem Dinyatakan Melanggar Administrasi Pemilu
apahabar.com

Politik

PKB Banjarmasin Akan Lakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kepala Daerah
apahabar.com

Politik

Konferensi Pers Perdana Cuncung – Alpiya Rakhman: Kami Tak Tawarkan Janji Surga
apahabar.com

Politik

Deretan Jagoan PKS di Pilkada Kalsel 2020
apahabar.com

Politik

Masa Tenang Pilkada, APK di Banjarmasin Tetap Ramai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com