Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, Aktivitas 2 Sekolah Dihentikan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga

Merdeka Belajar Ala Kemendikbud, Bagaimana Penerapannya?

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 14:54 WIB

Merdeka Belajar Ala Kemendikbud, Bagaimana Penerapannya?

Mendikbud Nadiem Makarim. Foto-Kompas.com

apahabar.com, PALU – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) mendorong pelaksanaan Merdeka Belajar melalui berbagai program dan kebijakan pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

“Kemendikbud tidak hanya berwacana saja dalam Merdeka Belajar, tetapi kami langsung membuktikan apa yang dimaksud dengan merdeka. Saat ini tidak ada lagi sekat-sekat penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ini salah satu bagian kemerdekaan yang dimaksud,” kata Mendikbud Nadiem Makarim saat melakukan kunjungan kerja di Palu, Kamis (5/11).

Dari sisi ekonomi, pemerintah pusat melalui Kemendikbud juga telah memberikan stimulan bantuan pulsa/ kuota internet kepada guru dan orang tua murid untuk kepentingan memudahkan kegiatan belajar mengajar dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Dia memaparkan pihaknya
mengeluarkan satu kebijakan kurikulum darurat dalam rangka penyederhanaan proses belajar mengajar lewat daring maupun luring dan tatap muka.

“Kami juga telah menyediakan modul pembelajaran darurat khusus Sekolah Dasar (SD) dan PAUD tanpa harus menggunakan internet seperti belajar daring,” ujar Nadiem dilansir dari Antara.

Dia membenarkan keluhan para guru menerapkan sistem pembelajaran daring salah satunya yakni menyangkut penerapan PJJ terhadap SD dan Paud yang dirasakan sulit.

Kemendikbud memberikan solusi atas kesulitan tersebut melalui modul pembelajaran darurat, dengan harapan para guru mampu membimbing orang tua murid mengimplementasikan modul tersebut di lingkungan masing-masing secara mandiri dalam konteks rumah tangga tanpa harus bergantung dengan internet untuk memudahkan pembelajaran murid.

“Saya juga korban PJJ. Saya memiliki dua anak PAUD dan saya harus mengajar anak-anak di rumah. Ada satu teknik yang sederhana saya lakukan, yakni dengan cara bermain sesuai keinginan mereka. Dari situ saya menyisipkan sedikit demi sedikit cara menghitung dan membaca termasuk pendidikan karakter,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, relaksasi BOS tidak hanya digunakan untuk kegiatan tertentu, tetapi dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penunjang pendidikan, termasuk kesejahteraan guru dalam rangka mendukung peningkatan kinerja serta peningkatan ekonomi guru honorer.

Oleh karena itu, dengan berbagai program prioritas tahun 2021, Kemendikbud mengarahkan kepada kemerdekaan belajar agar kualitas pendidikan di tahan air terus meningkat meskipun diperhadapkan dengan situasi pandemi.

“Kepala sekolah diberikan kewenangan secara utuh mengelola dana BOS untuk menunjang dan meningkatkan kualitas kegiatan pendidikan di sekolah dengan catatan pertanggungjawaban penggunaan dana harus jelas,” kata Nadiem.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

MUI Khawatir Reuni 212 untuk Hasrat Ambisi Kekuasaan
apahabar.com

Nasional

Viral, Macan Kumbang Mati Diduga Ditembak Warga
apahabar.com

Nasional

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Puluhan Jutaan Keluarga Sudah Terdaftar di Portal Satu Data Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Lanjutan Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini, 6 Saksi Akan Dihadirkan
apahabar.com

Nasional

Jalan Rusak di Kabupaten OKU yang Viral Mulai Diperbaiki

Nasional

Subhanallah, Bayi Prematur Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kasus Corona di Qatar Bertambah Jadi 12 Orang
apahabar.com

Nasional

Ahok Bebas, Ini Kata Ma’ruf Amin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com