Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Meski Pandemi, Pemilihan Atak Diang Batola 2020 Tetap Dilaksanakan

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 13:00 WIB

Meski Pandemi, Pemilihan Atak Diang Batola 2020 Tetap Dilaksanakan

Sejumlah finalis Diang yang mewarnai pemilihan Atak Diang Barito Kuala 2019. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Kendati masih dilingkupi pandemi Covid-19, pemilihan Atak Diang Barito Kuala 2020 tetap diselenggarakan.

Sedianya pelaksanaan pemilihan diliputi keraguan. Terlebih hingga jadwal tetap penyelenggaraan setiap Juni, pandemi belum terlihat melandai.

Imbas lain dari pandemi adalah refocusing anggaran yang membuat Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola sempat tarik-ulur.

Lantas atas dasar beberapa pertimbangan, pemilihan Atak Diang 2020 tetap dilaksanakan. Dijadwalkan grand final berlangsung 30 November.

“Pelaksanaan Atak Diang 2020 memang sempat terancam dibatalkan. Namun mempertimbangkan potensi pemuda-pemudi di Batola, pemilihan tetap dilaksanakan,” ungkap Plt Kabid Pariwisata Disporbudpar Batola, Yulinda, Selasa (3/11).

“Potensi itu menjadi pertimbangan utama, sekalipun pemilihan Nanang Galuh Kalimantan Selatan juga ditiadakan,” imbuhnya.

Konsep pemilihan Atak Diang 2020 sama dengan edisi-edisi sebelumnya. Diawali registrasi peserta, audisi dan pemilihan.

Namun hal yang membedakan dari edisi 2020 adalah peniadaan karantina, penyederhanaan setiap rangkaian kegiatan dan penerapan protokol kesehatan.

Pun jumlah peserta audisi duta wisata ini dibatasi. Dari sebelumnya minimal 50 Atak dan 50 Diang, sekarang dibatasi menjadi 25 Atak dan 25 Diang.

Sementara jumlah finalis yang sebelumnya berjumlah sepuluh pasang, juga dikorting menjadi hanya enam pasang.

“Kendati memberlakukan berbagai pembatasan, kami meyakini kualitas penyelenggaraan maupun produk Atak Diang 2020 tidak berkurang,” papar Yulinda.

Pendaftaran dibuka sejak 12 Oktober sampai 13 November secara online yang difasilitasi Pewadahan Atak Diang.

Dilanjutkan audisi yang berlangsung 17 dan 18 November 2020. Diawali sesi wawancara yang dilanjutkan penampilan bakat. Selanjutnya diambil enam pasang Atak Diang untuk bersaing di babak puncak.

“Untuk mengganti sesi karantina, tetap dilakukan pembekalan oleh sejumlah pakar. Bedanya pembekalan dilakukan secara daring,” beber Yulinda.

Direncanakan Atak Diang 2020 terpilih, langsung diplot menjadi perwakilan Batola dalam pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2021.

“Diharapkan persiapan menghadapi Nanang Galuh Kalsel pun menjadi lebih matang, karena terdapat jeda yang cukup lama. Sebelumnya persiapan hanya dua bulan,” jelas Yulinda.

“Dengan demikian, kami semakin percaya diri mampu menempatkan Atak Diang sekaligus sebagai juara Nanang Galuh Kalsel,” tandasnya.

Dalam dua tahun terakhir, hanya Diang Batola yang mampu berbicara di pentas Nanang Galuh Kalsel. Helda menjadi juara di edisi 2018, dilanjutkan Dwida Nisfuliani setahun berselang.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Batola

Menjelang Pilgub Kalsel, KPU Batola Jamin Hak Suara Ratusan Warga Disabilitas
apahabar.com

Batola

Pemkab Batola Tepati Janji, Terminal Handil Bakti Mulai Dibongkar
apahabar.com

Batola

Terimbas Pandemi Covid-19, Target Pajak di Barito Kuala Merosot
apahabar.com

Batola

Tepat 17 Agustus, Si Kembar Pengantin dari Marabahan Ini Dilahirkan
apahabar.com

Batola

Masih Pandemi, Ratusan PNS Barito Kuala Disumpah Secara Virtual
apahabar.com

Batola

IGD RSUD Abdul Aziz Marabahan Ditutup, Pasien Darurat Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
apahabar.com

Batola

Lewat Team Mobile, Kodim 1005 Marabahan Bantu Percepatan Penanganan Covid-19 di Batola
apahabar.com

Batola

Demi Pilgub Kalsel, Disdukcapil Batola Kejar Perekaman Data Ribuan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com