Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Minim SDM, Kalsel Kekurangan Dokter Gigi

- Apahabar.com Jumat, 6 November 2020 - 20:01 WIB

Minim SDM, Kalsel Kekurangan Dokter Gigi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM Muslim. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Keberadaan dokter gigi di Kalimantan Selatan masih terbilang minim. Hal ini mengakibatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat menjadi kurang optimal.

“Sampai saat ini masih banyak rumah sakit dan puskesmas kita yang kekurangan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM Muslim, saat ditemui apahabar.com di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Jumat (6/11) sore.

Tercatat ada sekira 236 puskesmas yang tersebar di wilayah Kalsel. Diakui Muslim, tidak seluruhnya memiliki layanan dokter gigi. Namun Pemprov Kalsel terus berupaya mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM), agar distribusi pelayanannya merata.

“Dengan adanya fakultas kedokteran gigi dan RSGM Gusti Hasan Aman, ini akan beriringan menjadi rumah sakit rujukan. Tidak hanya regional Kalsel saja, tapi lintas provinsi,” bebernya.

Sementara itu, ULM Banjarmasin telah meluluskan sekitar 300 Dokter Gigi sejak angkatan pertama pada tahun 2009. Meski peminatnya cukup tinggi, namun persaingan untuk masuk jurusan ini cukup ketat.

“Kita terus promosi dan sejauh ini banyak peminatnya. Tapi FKG tahun ini hanya bisa menerima 87 orang yang tersaring berdasarkan persyaratan,” ujar Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) ULM, Dr drg Maharani Laillyza Apriasari menambahkan.

Kekurangan SDM tersebut, kata Maharani, tidak hanya terjadi di Kalsel saja tetapi merata di wilayah lain di Indonesia.

Dikatakannya, mahasiswa di FKG memiliki potensi besar untuk mengisi kekosongan tersebut.

“Mahasiswa FKG ULM tidak hanya berasal dari Kalsel saja, tahun ini bahkan ada dari Papua. Kekurangan tersebut karena ada yang balik ke provinsi asal,” bebernya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Mengintip Eksotisnya Gua Liang Udud di Kotabaru

Tak Berkategori

Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Tak Berkategori

Sambut Hari Pahlawan 10 November 2020, Mensos Singgung Ketidakpedulian Anak Muda, Ini Sejarahnya!
apahabar.com

Tak Berkategori

Debat Pertama Pilwali Banjarbaru: Segmen Kesejahteraan Masyarakat, Gusti Iskandar Sanggah Haji Martinus
apahabar.com

Tak Berkategori

Update Covid-19 Kalsel Terbaru: 8.288 Positif dan 6.322 Pasien Sembuh
apahabar.com

Tak Berkategori

Plt Wali Kota Banjarbaru, Nih Sosok yang Diisukan Gantikan Darmawan Jaya
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemerintah Diminta Tak Pandang Remeh Kerusuhan di Calon Ibu Kota RI
apahabar.com

Tak Berkategori

Positif Covid-19 di Tanbu Hari Ini Kembali Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com