Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Mualaf di Prancis Meningkat, Konon Dipicu Seorang Pemain Bola

- Apahabar.com Minggu, 8 November 2020 - 13:17 WIB

Mualaf di Prancis Meningkat, Konon Dipicu Seorang Pemain Bola

ilustrasi Sumber: Istimewa

apahabar.com, PARIS – Jumlah mualaf di Prancis mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Konon, seorang pemain bola asa negara itu menjadi salah satu pemicunya.

Jumlah mualaf di Prancis terus mengalami pertumbuhan. Terdapat beberapa laporan yang memberikan perincian informasi terkait jumlah orang yang masuk Islam.

Seperti dilansir apahabar.com dari Republika, Minggu (8/11), bangunan masjid Sahaba di jantung pinggiran kota kelas menengah Creteil di Paris dikenal sebagai masjid para mualaf. Sekitar 150 acara pengucapan syahadat dilakukan setiap tahun di masjid Sahaba.

Masjid ini dibangun pada 2008. Masjid ini merupakan simbol pertumbuhan Islam di Prancis.

Menurut video Muslim Converts Stories, jumlah orang Prancis yang masuk Islam setiap tahun meningkat secara signifikan. Sementara itu para ahli menyebutkan, meski jumlah mualaf tetap relatif kecil di Prancis, jumlah mualaf meningkat dua kali lipat dalam 30 tahun terakhir.

Laporan lain oleh harian La Croix pada 25 Agustus, mengutip survei yang dilakukan oleh Pierre Schmidt tentang mualaf di Prancis, menyatakan selalu ada warga yang memeluk Islam. Kepala Biro Agama di Kementerian Dalam Negeri, Didier Leschi, mengatakan apa yang baru hari ini adalah jenis gerakan yang dituju oleh para mualaf muda.

“Menurut informasi yang kami terima dari Muslim yang bertanggung jawab atas asosiasi, dia menjelaskan, mungkin ada sekitar 10 mualaf setiap hari,” ujarnya.

Itu berarti ada sekitar 3.600 orang mualaf setiap tahun. Banyak ahli mencatat pengaruh para mualaf, terutama dari pemain sepak bola. Adalah Nicolas Anelka, yang bermain untuk tim nasional Prancis dan orang tuanya berasal dari Martinik, mengubah namanya menjadi Abdul-Salam Bilal Anelka ketika dia masuk Islam pada 2004.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Grup Nasyid Ar Ridwan Akan Ramaikan Tablig Akbar Ustadz Somad di Martapura
apahabar.com

Habar

Shane Elson Asal Australia Tergugah Jadi Relawan Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Jumlah Hewan Kurban di Polres Banjar Tahun Ini Meningkat
ilustrasi. Foto-butonpos.fajar.co.id

Habar

Biaya Haji 2021 Diproyeksikan Naik, Kepala BPKH Beberkan Besaran Nilainya
apahabar.com

Habar

Lestarikan Tradisi Ulama, LDNU Banjar Gelar Kajian ‘Dakwah dengan Tulisan’
apahabar.com

Habar

Kuota Haji 2021 Dipangkas

Habar

Pemerintah Tunda Haji Tahun Ini, Begini Kata Kakanwil Kemenag Kalsel
apahabar.com

Habar

Cegah Penyebaran Corona, MUI Ajak Umat Islam Berperan Aktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com