Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Murid Terinfeksi Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Disetop!

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 12:52 WIB

Murid Terinfeksi Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Disetop!

MIRIS: Selain tanpa pengecekan suhu, sejumlah siswa kedapatan tak mengenakan masker saat proses belajar mengajar tatap muka berlangsung di SMPN 10 Banjarmasin. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekolah tatap muka di Banjarmasin bakal dihentikan bila ditemukan siswa terjangkit Covid-19.

“Ya termasuk tenaga pengajarnya bila positif Covid-19,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Totok Agus Darmanto kepada apahabar.com, Senin (16/11) siang di sela pemantauan simulasi belajar tatap muka.

Pihak sekolah yang kembali menerapkan sistem pembelajaran tatap muka pun diminta untuk menerapkan protokol kesehatan atau prokes secara ketat.

“Semua yang datang ke sekolah, baik siswa dan guru harus dalam kondisi benar-benar sehat,” ujarnya.

Disdik juga meminta sekolah tidak mengizinkan mereka yang dalam keadaan flu turun ke sekolah.

“Kalau flu siswa diharapkan untuk belajar di rumah saja,” tegasnya.

Praktis, kata Totok, keadaan tersebut membuat penyusutan kapasitas siswa di dalam ruang kelas.

Padahal pola sekolah tatap muka ketika pandemi Covid-19 sudah disiapkan.

Terdapat dua pola. Yaitu menggunakan kapasitas siswa 30 persen atau 50 persen di satu kelas.

“Ada beberapa kelas yang tidak penuh karena mereka belajar di rumah,” ucapnya.

Dirinya sangat tidak menginginkan kejadian siswa dan tenaga pengajar terinfeksi Covid-19.

Untuk itu terkait metode pembelajaran maupun tahapan protokol kesehatan di sekolah saat ini sudah disiapkan.

Dari wajib mengenakan masker dan sekolah menyediakan tempat cuci tangan lalu membatasi jarak di dalam kelas.

“Mudah-mudahan tidak terjadi,” harapnya.

Sebagai informasi, ada sederet kajian atau rumusan sekolah tatap muka di Banjarmasin di tengah pandemi Covid-19.

Mulai dari satu mata pelajaran memakan waktu 25 menit. Hingga waktu belajar dari pukul 08.00 hingga 11.00 Wita.

Lalu, kantin sekolah ditutup. Siswa diimbau membawa bekal sendiri dari rumah. Dalam satu pekan akan terdapat 3 sif pembelajaran.

Sebagai pengingat, mulai hari ini empat SMP di Banjarmasin resmi menggelar kembali belajar tatap muka.

Sayangnya, dari empat sekolah itu tak semuanya mumpuni dalam hal sarana dan prasarana pendukung belajar-mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10, misalnya, ternyata kurang siap untuk menerapkan simulasi pembelajaran tatap muka.

Pasalnya, mereka kekurangan sejumlah thermo gun atau alat pengukur suhu tubuh. Sejumlah siswa juga kedapatan tak pakai masker.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya:

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

PKK Parsel Ikuti Pelatihan Penyusunan Program dan Pelaporan
apahabar.com

Tak Berkategori

Positif Covid-19 di Tanbu Hari Ini Kembali Bertambah

Tak Berkategori

Lirikan Ananda Usai Ditetapkan Paslon di Pilwali Banjarmasin: Kami Siap Menang
apahabar.com

Tak Berkategori

Dahnil Anzar: UU Cipta Kerja Jadikan Industri Pertahanan Dinamis
apahabar.com

Tak Berkategori

Intip Harta Kandidat Gubernur Kalsel: Paman Birin dan Denny Indrayana, Siapa Paling Kaya?
apahabar.com

Tak Berkategori

Merebak Isu Tak Sedap Jelang Pelantikan Anggota DPRD Banjar, Kapolres Angkat Bicara

Tak Berkategori

Kronologi Tamu Jakarta Meninggal Saat Berkunjung ke Polres Kapuas
apahabar.com

Tak Berkategori

Jumatan di Al-Karomah: Teratur di Dalam, Rapat di Luar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com