Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Murid Terinfeksi Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Disetop!

- Apahabar.com     Senin, 16 November 2020 - 12:52 WITA

Murid Terinfeksi Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Disetop!

MIRIS: Selain tanpa pengecekan suhu, sejumlah siswa kedapatan tak mengenakan masker saat proses belajar mengajar tatap muka berlangsung di SMPN 10 Banjarmasin. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekolah tatap muka di Banjarmasin bakal dihentikan bila ditemukan siswa terjangkit Covid-19.

“Ya termasuk tenaga pengajarnya bila positif Covid-19,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Totok Agus Darmanto kepada apahabar.com, Senin (16/11) siang di sela pemantauan simulasi belajar tatap muka.

Pihak sekolah yang kembali menerapkan sistem pembelajaran tatap muka pun diminta untuk menerapkan protokol kesehatan atau prokes secara ketat.

“Semua yang datang ke sekolah, baik siswa dan guru harus dalam kondisi benar-benar sehat,” ujarnya.

Disdik juga meminta sekolah tidak mengizinkan mereka yang dalam keadaan flu turun ke sekolah.

“Kalau flu siswa diharapkan untuk belajar di rumah saja,” tegasnya.

Praktis, kata Totok, keadaan tersebut membuat penyusutan kapasitas siswa di dalam ruang kelas.

Padahal pola sekolah tatap muka ketika pandemi Covid-19 sudah disiapkan.

Terdapat dua pola. Yaitu menggunakan kapasitas siswa 30 persen atau 50 persen di satu kelas.

“Ada beberapa kelas yang tidak penuh karena mereka belajar di rumah,” ucapnya.

Dirinya sangat tidak menginginkan kejadian siswa dan tenaga pengajar terinfeksi Covid-19.

Untuk itu terkait metode pembelajaran maupun tahapan protokol kesehatan di sekolah saat ini sudah disiapkan.

Dari wajib mengenakan masker dan sekolah menyediakan tempat cuci tangan lalu membatasi jarak di dalam kelas.

“Mudah-mudahan tidak terjadi,” harapnya.

Sebagai informasi, ada sederet kajian atau rumusan sekolah tatap muka di Banjarmasin di tengah pandemi Covid-19.

Mulai dari satu mata pelajaran memakan waktu 25 menit. Hingga waktu belajar dari pukul 08.00 hingga 11.00 Wita.

Lalu, kantin sekolah ditutup. Siswa diimbau membawa bekal sendiri dari rumah. Dalam satu pekan akan terdapat 3 sif pembelajaran.

Sebagai pengingat, mulai hari ini empat SMP di Banjarmasin resmi menggelar kembali belajar tatap muka.

Sayangnya, dari empat sekolah itu tak semuanya mumpuni dalam hal sarana dan prasarana pendukung belajar-mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10, misalnya, ternyata kurang siap untuk menerapkan simulasi pembelajaran tatap muka.

Pasalnya, mereka kekurangan sejumlah thermo gun atau alat pengukur suhu tubuh. Sejumlah siswa juga kedapatan tak pakai masker.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya:

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gibran Rakabuming

Tak Berkategori

Viral Foto Nadya Arifta dan Gibran Rakabuming, Netizen: Mukanya Malas
apahabar.com

Tak Berkategori

Jadwal Liga 1 2020/2021 Tak Jelas, PSSI Subsidi Rp 800 Juta Tiap Klub untuk Gaji Pemain
apahabar.com

Kalsel

Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel
Rapat koordinasi persiapan evaluasi program menuju gerakan 100 Smart City, di Aula Bauntung Bappeda Litbang Banjar, Selasa (18/5). Foto-istimewa

Kabupaten Banjar

Wujudkan Smart City, Semua SKPD di Kabupaten Banjar Diminta Berperan
apahabar.com

Sport

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris Pekan Pertama: Arsenal di Puncak, Mohamed Salah Hattrick, Liverpool?
apahabar.com

Tak Berkategori

Pakar Covid-19 Kalsel Warning Ledakan Kasus Pasca-pilkada
Gelora Bung Tomo

Tak Berkategori

Covid-19 Meningkat, Pemkot Surabaya Kaji Stadion GBT Jadi Tempat Isolasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Mengintip Eksotisnya Gua Liang Udud di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com