Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Nadiem Nyatakan Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K pada 2021

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 23:40 WIB

Nadiem Nyatakan Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K pada 2021

Ilustrasi guru. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyatakan semua guru honorer di sekolah negeri dan swasta berkesempatan mengikuti tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Jadi, tidak ada lagi prioritas, siapa yang lebih duluan. Semuanya boleh mengambil tes, yang lulus boleh menjadi P3K,” kata Mendikbud Nadiem saat menyampaikan keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi di Kantor Presiden, seperti dilansir Antara, Rabu (25/11).

Menurut Nadiem, tes P3K juga akan dilakukan secara daring. “Jadi, semua guru honorer yang ada bisa mengikuti asalkan sesuai kriteria menjadi peserta, termasuk yang berusia di atas 35 tahun masih berkesempatan mengikuti,” tambah Nadiem.

Selain itu, Nadiem mengungkapkan bahwa tidak ada kelompok yang diprioritaskan untuk menjadi P3K pada tahun 2021.

“Bahkan, jika gagal pada tes pertama, bisa mengulang tes kedua dan ketiga. Jadi saya harus mengubah pola pikirnya, sudah tidak ada dahulu-dahuluan lagi. Semuanya bisa mengambil pada 2021, bahkan bukan cuma sekali, totalnya tiga kali mengambil, jadi kalau gagal, bisa mencoba lagi,” jelas Nadiem.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menyediakan pembelajaran daring secara mandiri untuk para guru honorer.

“Calon peserta bisa mengasah kemampuannya agar kemungkinan lulus seleksi lebih tinggi,” tambah Nadiem.

Namun, Kemendikbud tidak akan mengendurkan standar lulus tes P3K karena harus dipertahankan kualitas untuk kebaikan anak didik.

“Tetapi tolong diingatkan lagi masyarakat, ini bukan pengangkatan 1 juta guru menjadi P3K. Ini adalah seleksi massal, yang akan diangkat menjadi P3K adalah berapa yang lulus dari itu. Kalau yang lulus cuma 100 ribu, ya 100 ribu yang jadi, kalau yang lulus 500 ribu, maka 500 ribu yang akan diangkat jadi P3K,” tegas Nadiem.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Menkes Terawan: Perjalanan Covid-19 di Indonesia Masih Panjang
apahabar.com

Nasional

BNPB: Kalteng dan Kalbar Penyumbang Hotspot Terbesar
apahabar.com

Nasional

HPN 2020, Ilham Bintang: Deklarasi JMSI Penting dan Perlu Diapresiasi

Nasional

Selama PJJ, IGI: Perlu Ada Standar Penugasan dari Guru
apahabar.com

Nasional

KPK Soroti Sektor Pengadaan Barang dan Jasa Kalsel
apahabar.com

Nasional

Polri Angkat Bicara Soal Viral Pria Ditilang di Puncak
Sulawesi Barat

Nasional

42 Orang Meninggal Akibat Gempa di Sulawesi Barat, 189 Luka Berat
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 70 Persen Masyarakat Enggan Mengenakan Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com