Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya

- Apahabar.com Kamis, 26 November 2020 - 20:02 WIB

Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan saat jumpa pers pengungkapan kasus sabu, Kamis (26/11). Foto; Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Polisi menangkap belasan pengguna sabu dalam operasi senyap di Kotabaru.

Salah satu pelaku mengaku anggota Front Pembela Islam (FPI).

Kepada wartawan, MW mengaku sebagai ketua FPI di Kotabaru.

Di Kotabaru, dia mengaku memiliki 25 anggota. Semuanya, sebut dia, tergabung dalam ormas FPI.

Mereka aktif berkegiatan sosial kemasyarakatan. Terbaru, MW dan anggotanya juga menggunakan embel-embel FPI untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab atau dikenal Habib Rizieq di Indonesia setelah 3,5 tahun menetap di Arab Saudi.

Sambutan terhadap Imam Besar FPI itu dituangkan melalui poster yang belum sempat tercetak. Dalam salinan poster, tampak wajah MW bersanding di sebelah Habib Rizieq.

“Ada 25 orang anggota. Itu tersebar di beberapa kecamatan di Kotabaru,” aku MW kepada awak media.

MW terbelit kasus hukum usai diamankan bersama satu rekannya berinisial SB pada pekan lalu.

Mereka berdua diamankan di kawasan Desa Semayap, Pulau Laut Utara.

Dari penggeledahan, 0,22 gram sabu diamankan polisi.

Sabu itu sempat mereka buang sesaat sebelum polisi datang menyergap.

Saat ditanya wartawan, MW mengaku mengonsumsi sabu lantaran persoalan rumah tangga.

“Masalah keluarga, pak,” singkat MW.

Lebih jauh, MW dan SB juga berprofesi sebagai pegawai honorer setempat.

Namun saat dikonfirmasi, Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan Selatan Habib Mahdi bin Yahya membantah bahwa MW atau Muhammad Wahyudi adalah anggotanya.

“Saya tegaskan bahwa belum ada mandat untuk kepengurusan DPW FPI di Kotabaru,” ujar Habib Mahdi lewat sambungan seluler, Kamis (26/11) malam.

FPI Pusat, kata Habib Mahdi, sampai hari ini belum mengeluarkan mandat untuk membentuk kepengurusan atau DPW FPI di Kotabaru mau pun Tanah Bumbu.

“Jadi jika ada yang mengatasnamakan FPI di Tanah Bumbu dan Kotabaru, itu hanya mengaku-ngaku,” ujarnya.

Belasan Pelaku Diamankan

18 orang pelaku penyalahgunaan sabu di Kotabaru diringkus dalam sejumlah operasi senyap sebulan belakangan.

Siang tadi, belasan orang tersebut dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Kotabaru, Kamis (26/11) siang.

“Iya, kami telah amankan belasan pelaku narkoba,” ujar Kapolres AKBP Andi Adnan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming dan Geo Energy Group Kembali Salurkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

100 Hand Sanitizer Dibagikan Gratis di Pasar Paringin
apahabar.com

Kalsel

Binda Kalsel Turun Tangan Bantu Warga Pulau Laut
Dokter

Kalsel

Dokter Positif Covid-19 Wafat, 2 Petugas Medis di Kotabaru Terpapar!
apahabar.com

Kalsel

Pelaku Penembak Polisi di Tala Masih Buron, Camat Panyipatan Minta Warga Waspada
apahabar.com

Kalsel

Deklarasi Desa Peduli Anak, Desa Bungin Balangan Layak Anak
apahabar.com

Kalsel

BAGUNA Kalsel Terima Sejumlah Bantuan Alat Operasional dari DPP PDI Perjuangan
apahabar.com

Kalsel

Rencana Pemasangan Wifi untuk PJJ di Banjarmasin Diapresiasi Dewan Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com