Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Kerugian Jepang Diprediksi Mencapai Puluhan Triliun

- Apahabar.com Minggu, 29 November 2020 - 18:51 WIB

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Kerugian Jepang Diprediksi Mencapai Puluhan Triliun

Toshiro Muto, CEO Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 terlihat menyimpan masker di sakunya jelang konferensi pers di Tokyo, Jepang (10/6/2020). Foto-AFP/Franck Robichon via Antara

apahabar.com, TOKYO – Olimpade Tokyo 2020 ditunda akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Jepang sebagai negara tuan rumah diprediksi mengalami kerugian mencapai 200 miliar yen (sekitar Rp 26,73 trliun).

Komite Olimpiade Internasional dan Pemerintah Jepang sebagaimana dikutip dari koran di Jepang, Yomiuri, terpaksa menunda pesta olahraga terbesar dunia itu sampai satu tahun.

Olimpiade Tokyo 2020 seharusnya digelar pada Juli, tetapi karena ada pandemi, acara itu dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret 2021.

Perkiraan biaya penyelenggaran olimpiade sebelum ditunda akibat Covid-19 mencapai 1,35 triliun yen (sekitar Rp 182,9 triliun), demikian isi berita Yomiuri seperti dilansir Antara.

Komite penyelenggara olimpiade akan menetapkan besaran kerugian akibat penundaan itu pada Desember 2020 tepatnya setelah komite, Pemerintah Kota Tokyo, dan Pemerintah Jepang bertemu dan berdiskusi, terang isi berita dari Yomiuri.

Juru bicara penyelenggara olimpiade, saat dihubungi via pesan singkat, mengatakan komite masih menghitung biaya tambahan yang timbul akibat penundaan tersebut.

“Biaya tambahan akibat penundaan mencakup gaji staf serta anggaran pengenalan sistem baru untuk pengembalian tiket. Namun, biaya tambahan itu tidak mencakup anggaran untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terang Yomiuri.

Menurut berita di Yomiuri, penyelenggara awalnya memperkirakan kerugian akibat penundaan itu hampir mencapai 300 miliar yen (sekitar Rp 40,54 triliun). Namun, nilai itu dapat dikurangi dengan menyederhanakan sejumlah acara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Sempat Turun, Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Naik

Internasional

Telepon Perdana Biden, Hubungi 3 Pimpinan Negara Kunci di Asia-Pasifik

Internasional

Tim Ilmuwan Memprediksi Mega Tsunami Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini
Palestina

Internasional

Tak Ada Hubungan Diplomatik dengan Israel, Indonesia Tetap Bersama Rakyat Palestina

Internasional

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan Digoyang Oposisi
apahabar.com

Internasional

Di Tengah Pandemi, 6.000 Warga Rusia di Bali Ingin Dipulangkan
matahari

Internasional

Hebat, China Berhasil Pasang Matahari Buatan Generasi Terbaru
apahabar.com

Internasional

Google dan Apple Hilangkan Palestina dari Peta, Cek Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com