Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Operasi Zebra Intan di Barito Kuala, Satlantas Giat Baksos

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 21:38 WIB

Operasi Zebra Intan di Barito Kuala, Satlantas Giat Baksos

Anggota Satlantas Polres Barito Kuala menyerahkan bantuan bahan pokok dalam rangkaian Operasi Zebra Intan 2020. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Hal berbeda dilakukan Satlantas Polres Barito Kuala, selama pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2020.

Zebra Intan berlangsung sejak 26 Oktober dan berakhir 8 November 2020. Titik operasi dipusatkan di kawasan berkumpul semacam terminal dan tempat wisata atau religi.

Berbeda dari operasi sebelumnya, Zebra Intan 2020 menekankan protokol kesehatan demi mencegah Covid-19, seperti penggunaan masker dan jaga jarak untuk pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Termasuk dalam rangkaian operasi, juga dilakukan penyerahan 100 paket bahan pokok dan masker kepada marbot musala, panti asuhan, serta lansia tanpa keluarga yang terdampak Covid-19.

Sasaran bantuan adalah warga yang berdomisili di sekitar Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Alalak, serta sebagian lain di Marabahan.

“Operasi Zebra Intan menekankan bimbingan dan penyuluhan, termasuk bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi,” papar Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasat Lantas AKP Didik Yudi Prayitno, Rabu (24/11).

“Selain membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi, bakti sosial ini juga upaya membentuk kepercayaan masyarakat terhadap Polantas,” imbuhnya.

Meski lebih banyak kegiatan preemtif, bukan berarti pelanggaran lalu lintas tidak ditindak. Polisi tetap melakukan tindakan, terutama pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Seperti melawan arus lalu lintas, melanggar rambu-rambu, kendaraan tak sesuai standar kelengkapan, serta pelanggaran lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas Didik.

Termasuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan adalah menggunakan handphone sambil berkendara dan melebihi batas kecepatan atau kapasitas kendaraan.

Kemudian tak menggunakan helm SNI, sepeda motor tidak menyalakan lampu utama, hingga tak memasang sabuk pengaman.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilbup HST: Kuda Hitam Tunjukkan Eksistensi, Berry Jalin Komunikasi
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 Bertambah, GTPP Banjarbaru Ungkap Alasan Perbedaan Data
apahabar.com

Kalsel

Lebaran Sebentar Lagi, Perajin ‘Parcel’ Kebanjiran Rezeki
apahabar.com

Kalsel

Pakai Scan QR, Histori Tanaman Pulau Curiak Teridentifikasi
apahabar.com

Kalsel

Kabar Terbaru 2 Positif Corona di Banjarmasin yang Karantina Diri Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Pola Operasional Satgas Penegakkan Disiplin Covid-19 di Banjarmasin Berubah
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan HUT RI ke-74, Polres Tapin Gelar Aneka Lomba
apahabar.com

Kalsel

Jadi Contoh, Masjid Sabilal Muhtadin Perketat Protokol Salat Id
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com