Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir

Optimisme Vaksin Covid-19, IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat

- Apahabar.com Senin, 23 November 2020 - 12:27 WIB

Optimisme Vaksin Covid-19, IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat

Ilustrasi IHSG. Foto-dok.Kompas.com via Tribunnews

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan diprediksikan menguat.

Penguatan IHSG seiring optimisme pelaku pasar terhadap vaksin Covid-19.

IHSG dibuka menguat 11,67 poin atau 0,21 persen ke posisi 5.583,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,45 poin atau 0,28 persen ke posisi 887,35.

“Secara sentimen pergerakan IHSG di awal pekan berpotensi menguat di tengah optimisme vaksin. Meski demikian, investor masih akan memantau data ekonomi PMI manufaktur sejumlah negara di tengah melonjaknya kasus di dunia terutama Eropa dan AS,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi di Jakarta, dilansir Antara, Senin (23/11).

Ekuitas di AS ditutup turun di tengah meningkatnya kasus Covid-19 ditambah dengan pertanyaan seputar pendanaan bank sentral untuk program darurat utama, yang menimbulkan keraguan akan percepatan pemulihan ekonomi.

Indeks Dow Jones, S&P500, dan Nasdaq, kompak ditutup di zona merah.

Rata-rata dalam tujuh hari terjadi infeksi COVID-19 baru di AS sebesar 165.029 kasus, 24 persen lebih tinggi dari sepekan yang lalu.

Meskipun progres vaksin sangat positif, namun kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang tidak menentu terkait wabah Covid-19 mengasumsikan fase mematikan baru menghantui pergerakan pasar.

Bursa Jepang ditutup libur memperingati hari pekerja. Namun indeks Dow Jones future terpantau naik karena para pedagang memantau perkembangan kemajuan vaksin.

Vaksinasi terhadap Covid-19 di AS “diharapkan” akan dimulai dalam waktu kurang dari tiga minggu, menurut kepala program pemerintah federal.

Dengan kasus Covid-19 dan kematian yang masih melonjak di banyak bagian dunia dan infeksi harian mendekati rekor tertinggi di AS, investor tetap fokus pada data yang berasal dari uji coba vaksin.

Selain kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pemulihan global, pertengkaran publik yang muncul minggu lalu antara pemerintahan Trump dan The Federal Reserve mengenai fasilitas pinjaman darurat telah membuat investor takut.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Hang Seng menguat 12 poin atau 0,05 persen ke 26.463,54, indeks Hang Seng naik 10,58 poin atau 0,31 persen ke 3.388,31, dan indeks Straits Times meningkat 21,52 atau 0,77 persen ke 2.834,53. Sementara bursa Jepang libur.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tidak Pakai Masker, Pedagang dan Pengunjung di Pasar Pelaihari Siap-Siap Kena Sanksi
apahabar.com

Ekbis

Harga Naik, Pemilik Emas di Tabalong Masih Wait and See
apahabar.com

Ekbis

Pengiriman Barang Jalur Laut Jelang Ramadhan Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Menanti Stimulus Ekonomi, IHSG Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

April 2020, Pasar Mobil Indonesia Anjlok 90,6 Persen
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, Distribusi Uang Tunai di Kalsel Turun Rp 0,7 Triliun

Ekbis

Sejalan Pasar Dunia, Harga Emas Antam Terus Merangkak Naik
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi Rupiah Melemah Tipis 0,6%
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com