3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Optimistisme Uji Coba Vaksin Covid-19 Direspon Negatif, Dolar AS Terkoreksi Tipis

- Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 08:55 WIB

Optimistisme Uji Coba Vaksin Covid-19 Direspon Negatif, Dolar AS Terkoreksi Tipis

Ilustrasi - Seorang pedagang menyesuaikan maskernya saat ia bekerja di lantai New York Stock Exchange ketika wabah penyakit virus corona (Covid-19) berlanjut di wilayah Manhattan di New York, AS, 28 Mei 2020. Foto-Reuters/Lucas Jackson

apahabar.com, NEW YORK – Kabar positif dan optimistisme  hasil uji coba vaksin Covid-19 perusahaan farmasi direspon negatif Dolar AS.

Pergerakan Dolar AS terkoreksi tipis di akhir pedagangan, Selasa (17/11/2020),  setelah perusahaan farmasi Moderna menjadi perusahaan AS kedua dalam seminggu terakhir yang melaporkan hasil positif dari uji coba vaksin COVID-19.

Optimisme tentang vaksin mengangkat saham-saham tetapi sebagian besar menghindari pasar valuta asing, di mana perdagangan mata uang menahan indeks dolar AS terhadap sekeranjang mata uang di 92,64, tepat di bawah level Jumat (13/11/2020) di 92,74.

BACA JUGA : Pengujian Vaksin Corona Efektif, Harga Emas Dunia Bergerak Naik

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 92,6362.

“Untuk saat ini, kami mungkin terus melihat banyak pasar dolar AS bergolak dalam kisaran yang relatif sempit, meskipun dalam jangka panjang, dengan sikap kebijakan Fed yang lebih rendah untuk jangka panjang, dolar AS mungkin berada di bawah tekanan dalam beberapa bulan mendatang, ketika pertumbuhan kembali bersama inflasi,” tulis analis di Action Economics.

Moderna mengatakan vaksin eksperimentalnya 94,5 persen efektif dalam mencegah COVID-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir. Itu mengikuti pembaruan terkait vaksin serupa dari Pfizer Inc seminggu sebelumnya.

Sentimen pengambilan risiko (risk-on) mengangkat indeks saham AS pada Senin (16/11) dan mendorong imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun.

apahabar.com

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Puspa Perwitasari

Terlepas dari kekhawatiran kebangkitan kasus global COVID-19, investor tetap berharap bahwa vaksin yang berfungsi dapat menyelamatkan ekonomi global, membantu memicu reli di pasar saham dan rebound pada mata uang berisiko.

Euro stabil saat investor memulai minggu ini dengan suasana yang relatif optimis setelah data ekonomi yang kuat dari Asia. Euro mencapai tertinggi satu minggu 1,187 dolar pada hari sebelumnya dan terakhir naik 0,07 persen pada 1,184 dolar.

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Peristiwa Langka, Super Blood Moon akan Terlihat di Januari Mendatang
apahabar.com

Global

Fakta Mengejutkan Tentang Pulau Sentinel
apahabar.com

Global

Jenderal Iran Tewas Tertembak Senjata yang Dibersihkannya
apahabar.com

Global

Tak Kuat Hidup Bergelimang Harta, Putri Kerajaan Dubai Minggat dari Istana
apahabar.com

Global

Populasi Lumba-lumba di Australia Turun, Perubahan Iklim Pemicunya
apahabar.com

Global

KJRI Marseille Gelar Pertemuan Bisnis
apahabar.com

Global

2 Orang ‘Pembantu’ Video Bugil di Puncak Piramida Tertangkap
apahabar.com

Global

Sang Anjing Setia Berjaga Dekat Peti Mati Bush Senior
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com