Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Malaysia Tunda Pemilu

- Apahabar.com Minggu, 29 November 2020 - 15:31 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Malaysia Tunda Pemilu

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin Sumber: net

apahabar.com, KUALALUMPUR – Pandemi Covid-19 di Malaysia belum mereda, pemerintah setempat pun mengambil keputusan untuk menunda pemilihan umum.

Dilansir Republika, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan Malaysia akan menggelar pemilihan umum setelah pandemi virus corona berakhir. Hal itu disampaikan usai ia memenangkan anggaran terbesar dalam sejarah di parlemen.

Parlemen Malaysia meloloskan anggaran terbesar dengan memenangkan anggaran yang diajukan pemerintah, Kamis (26/11) lalu, walaupun oposisi dan sejumlah sekutu Muhyiddin mengancam akan menentang anggaran 2021 yang dapat memicu krisis.

“Insya Allah ketika Covid-19 berakhir, kami akan menggelar pemilihan umum,” kata Muhyiddin dalam pidatonya dalam pertemuan virtual Partai Bersatu seperti dikutip Aljazirah, Sabtu (29/110.

“Kami akan mengembalikan mandat ke rakyat dan membiarkan mereka memilih pemerintahan yang mereka inginkan,” ujarnya menambahkan.

Pemerintahan Muhyiddin yang berusia delapan bulan mengandalkan dua kursi yang membuat mereka menjadi mayoritas di parlemen. Muhyiddin berhasil mempertahankan pemerintahannya setelah diguncang ketua oposisi Anwar Ibrahim dan semakin banyak anggota koalisi United Malays National Organisation (UMNO) yang menentangnya.

Muhyiddin mengatakan bertemu dengan presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi pekan ini. Ia mengatakan mereka sepakat untuk mempererat ikat antar partai dan menghindari usaha saling menjatuhkan saat pemilihan umum digelar.

“Saya tahun rakyat muak dengan politik yang tak berakhir, rakyat ingin pemimpin politik yang membantu mereka, bukan terus menerus memperebutkan kekuasaan,” kata Muhyiddin.

Saat ini Malaysia diterpa gelombang baru wabah virus corona. Jumlah kasus baru naik empat kali lipat sejak bulan September.

============================
Ikuti berita-berita menarik seputar Kalimantan Selatan di situs apahabar.com. Bisa juga dengan mengetuk suka di halaman Facebook apahabar.com: https://www.facebook.com/apahabarcom

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahbaar.com

Internasional

Viral, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat dan Duduk di Sayap
Muslim

Internasional

Pengadilan AS Diminta Izinkan Wanita Muslim Berjilbab
apahabar.com

Internasional

Helikopter Taiwan Jatuh, Dua Tentara Gugur
apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

Kasus Covid-19 Meningkat, China Kembali Larang Kedatangan Warga Asing dari Sejumlah Negara
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Akhirnya Masjid Pertama Athena Dibuka untuk Jemaah
apahabar.com

Internasional

Tingkat Infeksi Covid-19 Turun, Arab Saudi Berencana Terbitkan Visa Turis
WHO

Internasional

Kabar Baik untuk Dunia, WHO Setujui Vaksin China, Barat, dan Rusia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com