BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 23:16 WIB

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah

Para peziarah dari berbagai daerah berdatangan memadati Makam Datu Kelampayan, Senin (16/11). Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan kini kembali ramai dikunjungi peziarah.

Makam Datu Kelampayan yang berada di Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalsel ini sudah resmi dibuka untuk umum sejak Minggu (15/11) kemarin.

Sebelumnya Makam Datu Kelampayan ditutup karena pandemi Covid-19 selama 7 bulan lebih atau sejak akhir Maret lalu.

Pantauan apahabar.com, peziarah berdatangan silih berganti dari berbagai daerah memenuhi Kubah Datu Kelampayan.

Para pedagang di lingkungan makam juga sudah membuka lapaknya.

Di gerbang masuk, terdapat papan imbauan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta tersedia wadah cuci tangan plus sabun.

Muzdalifah warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengaku bersyukur makam Datu Kelampayan kembali dibuka, sehingga nazarnya dapat terlaksana.

“Lawas sudah mau ziarah, baru ini kesampaian karena ada nazar. Kami datang sekeluargaan,” ungkapnya.

Para peziarah dari berbagai daerah berdatangan memadati Makam Datu Kelampayan, Senin (16/11). Foto-apahabar.com/hendralianor

Dibukanya Makam Datu Kelampayan juga disambut gembira pada pedagang. Yusuf, salah satu pedagang kerajinan tangan. Dia mengatakan senang karena tokonya kembali ramai dikunjungi.

“Alhamdulillah sejak kemarin sudah mulai ramai lagi pembeli. Sebelumnya kami tutup tidak bisa jualan di sini karena makam juga tutup,” tutupnya.

Di Kabupaten Banjar sudah sekitar satu bulan belakangan ini tidak ada lagi zona merah.

Dari data yang dihimpun dari GTPP Covid-19 Banjar, ada 10 kecamatan zona oranye, 2 zona kuning, dan 8 zona hijau.

Di Kecamatan Astambul, hari ini tercatat masih zona oranye, dengan 3 orang suspect dan 7 orang kontak erat.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Milad ke 107 Muhammadiyah; 50 Anak di Kotabaru ‘Potong Burung’
apahabar.com

Habar

Haul Abah Guru Sekumpul ke-14 Akan Digelar di Yaman
Nabi

Religi

Apakah Nabi Terdahulu Juga Beriman kepada Rasulullah?
apahabar.com

Habar

BMT Khairul Amin ‘Ketuk Rumah Warga’, Tuan Guru Naupal: Kami Bagi-bagi Sembako
apahabar.com

Habar

Update Haul Guru Sekumpul ke 15:Relawan Posko Induk Sibuk Pasang Rambu Penunjuk Arah
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul ke 15, Pesawat Tujuan Banjarmasin Dijejali Tamu Haul
apahabar.com

Habar

Pemerintah Arab Saudi Beri Tambahan Kuota Haji untuk Indonesia, Kalsel Dapat Berapa?
apahabar.com

Habar

Tabligh Akbar UAS di Masjid Al Karomah Martapura, Ribuan Jemaah Menyemut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com