Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak Nikah Massal di Tapin, Jangan Lagi Ada Pasangan Tak Berdokumen Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 23:16 WIB

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah

Para peziarah dari berbagai daerah berdatangan memadati Makam Datu Kelampayan, Senin (16/11). Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan kini kembali ramai dikunjungi peziarah.

Makam Datu Kelampayan yang berada di Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalsel ini sudah resmi dibuka untuk umum sejak Minggu (15/11) kemarin.

Sebelumnya Makam Datu Kelampayan ditutup karena pandemi Covid-19 selama 7 bulan lebih atau sejak akhir Maret lalu.

Pantauan apahabar.com, peziarah berdatangan silih berganti dari berbagai daerah memenuhi Kubah Datu Kelampayan.

Para pedagang di lingkungan makam juga sudah membuka lapaknya.

Di gerbang masuk, terdapat papan imbauan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta tersedia wadah cuci tangan plus sabun.

Muzdalifah warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengaku bersyukur makam Datu Kelampayan kembali dibuka, sehingga nazarnya dapat terlaksana.

“Lawas sudah mau ziarah, baru ini kesampaian karena ada nazar. Kami datang sekeluargaan,” ungkapnya.

Para peziarah dari berbagai daerah berdatangan memadati Makam Datu Kelampayan, Senin (16/11). Foto-apahabar.com/hendralianor

Dibukanya Makam Datu Kelampayan juga disambut gembira pada pedagang. Yusuf, salah satu pedagang kerajinan tangan. Dia mengatakan senang karena tokonya kembali ramai dikunjungi.

“Alhamdulillah sejak kemarin sudah mulai ramai lagi pembeli. Sebelumnya kami tutup tidak bisa jualan di sini karena makam juga tutup,” tutupnya.

Di Kabupaten Banjar sudah sekitar satu bulan belakangan ini tidak ada lagi zona merah.

Dari data yang dihimpun dari GTPP Covid-19 Banjar, ada 10 kecamatan zona oranye, 2 zona kuning, dan 8 zona hijau.

Di Kecamatan Astambul, hari ini tercatat masih zona oranye, dengan 3 orang suspect dan 7 orang kontak erat.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Beruntungnya Berteman Orang Baik, Abu Darda Mengalaminya
apahabar.com

Religi

Mari Mengenal Sumber-Sumber Pendapatan Rasulullah
apahabar.com

Religi

Inilah Ulama Andalan Kalsel di “Muktamar Nasional” Tempo Dulu
apahabar.com

Habar

Guru Zuhdi Doakan Virus Corona Segera Lenyap
apahabar.com

Religi

5 Cara Mengendalikan Hawa Nafsu
apahabar.com

Habar

Malam 25 Ramadan, Ratusan Jamaah Itikaf di Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Habar

Kiat Muslim Amerika Penuhi Kebutuhan Daging Halal
apahabar.com

Habar

Festival Basirih Akan Hadir di Kota Banjarmasin, Apa Itu?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com