Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pemerintahan Biden Perbesar Peluang Pendanaan Hijau di Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 21 November 2020 - 16:38 WIB

Pemerintahan Biden Perbesar Peluang Pendanaan Hijau di Indonesia

Ketua DPR AS Nancy Pelosi sebut Joe Biden Presiden Terpilih, Trump Mulai Ditinggalkan (AP/ Andrew Harnik/CNN)

apahabar.com, PALANGKA RAYA —Environment Institute menyelenggarakan webinar dengan tema menakar kebijakan Amerika Serikat tentang lingkungan, pemanasan global, dan perubahan iklim di era pemerintahan Joe Biden, Sabtu (21/11).

Dalam Indonesia Environment Talks 2020 Seri 5 ini, Emil Salim, memperkirakan akan ada perubahan drastis kebijakan di Amerika Serikat dari pemerintahan baru Biden, yang akan berimplikasi pada perekonomian dunia yang lebih ramah lingkungan.

Saat ini, kata dia, sedang dipersiapkan White House Climate Council, yang setara dengan entitas dalam negeri dan ekonomi Amerika Serikat.

Hal itu menunjukkan isu lingkungan dan perubahan iklim menjadi arus utama kebijakan dalam negeri dan luar negerinya.

Terkait komitmen Indonesia mereduksi emisi global dan meningkatkan ketahanan iklim.

Dosen Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dan Pendiri Environment Institute, Mahawan Karuniasa juga menyampaikan, bahwa Indonesia perlu proaktif untuk memanfaatkan momentum meningkatkan kerja

Dosen Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dan Pendiri Environment Institute, Mahawan Karuniasa. Foto-ISTIMEWA.

sama bilateral dengan Amerika Serikat dalam pendanaan maupun investasi hijau.

“Pemerintahan Biden memperbesar peluang pendanaan hijau di Indonesia,”
ungkapnya.

Hadir juga dalam diskusi tersebut Siswanto, pakar politik dari LIPI, Fabian Pascoal dari Masyarakat ASEAN Los Angeles, dan Arifi Saiman, Konsulat Jenderal RI di New York.

Arifi, memberikan catatan tetap pentingnya menjaga persahabatan dengan Partai Republik, sebagai bagian dari masyarakat dan sistem demokrasi di Amerika Serikat.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia sedang menyiapkan dokumen Long Term Strategy – Low
Carbon and Climate Resilient (LTS-LCCR).

Angin perubahan yang sedang terjadi di Amerika Serikat dengan pemerintahan Biden tentunya akan memberikan dukungan positif dalam berbagai kebijakan Indonesia dalam transisi menuju pembangunan yang ramah lingkungan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kapuas Cerdas

Kalteng

Guru di Tamban Catur Dijejali Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas
apahabar.com

Kalteng

Bandara Muhammad Sidik di Barut Diharapkan Beroperasi 2020
apahabar.com

Kalteng

25 Napi di Lapas Muara Teweh Terima Remisi Natal
apahabar.com

Kalteng

Tambah Penghasilan, Warga Kapuas Timur Geluti Anyaman Tikar Purun
apahabar.com

Kalteng

Cari Kerja, Ribuan Orang Serbu Kotawaringin Barat
apahabar.com

Kalteng

Siswa Ngelem, Mana Satpol PP?  
apahabar.com

Kalteng

Wanita Tergemuk di Kalteng Minta Perhatian Pemerintah
RS Bhayangkara

Kalteng

RS Bhayangkara Palangka Raya Terima Alat x-Ray Portable Pusdokkes Polri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com