Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Pemkab Balangan Target 2024 Tidak Ada Lagi BAB Sembarangan

- Apahabar.com Jumat, 13 November 2020 - 16:22 WIB

Pemkab Balangan Target 2024 Tidak Ada Lagi BAB Sembarangan

Kegiatan dialog interaktif yang digelar oleh Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Balangan bersama Dinas PUPR. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Pemerintah daerah Kabupaten Balangan menargetkan 2024 mendatang wilayahnya 0 persen Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Kepala Dinas PUPR Balangan, Ir Tuhalus menyampaikan, memang Pemkab Balangan memasang target tahun 2024 mendatang bisa menjadi wilayah bebas BABS atau 0 persen BABS.

Diakuinya, pada saat dialog interaktif yang digelar oleh Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Balangan, Kamis (12/11) kemarin telah dibahas tentang bagaimana Balangan menuju Open Defecation Free (ODF).

“Kata lain dari Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Dan PUPR berperan untuk pembangunan sarana pendukungnya,” ujarnya, Jumat (13/11).

“Kami juga berharap beberapa instansi terlibat dalam pembahasan tersebut bisa mendukung pula tentang rencana menjadikan Balangan Santun (Sanitasi Tuntas),” ujarnya lagi.

Mantan Kepala Dinas Pertanian ini juga mengungkapkan, perlu adanya dukungan dari Dinkes Balangan, PMD, Bapeda dan Pamsimas untuk kelanjutan sarana yang dibuat. Tentunya masing-masing instansi memiliki tugas dan fungsinya.

Saat ini jelas Tuhalus, Sanitasi Tuntas ditargetkan 0 persen pada 2024. Target tersebut juga dipelajari dari hasil yang telah ada.

Seperti diketahui, sejak 2016 lalu, terdata, 17,3 persen masyarakat Balangan masih BABS. Kemudian, seiring berjalannya waktu dan melalui program pemerintah dengan adanya toilet atau wc di desa, penurunan secara signifikan pada BABS pun terjadi.

“Sejak 2019 hingga 2020, ada penurunan drastis untuk warga yang BABS. Bahkan saat ini hanya tertinggal 3,2 persen yang belum tertangani dan ditargetkan selesai pada 2024 mendatang,” katanya.

Memang penanganan BABS yang dilakukan oleh Pemkab Balangan melalui Dinas PUPR Balangan, ialah pembuatan WC umum, septic tank komunal dan septic tank individual.

Sudah ada puluhan desa pada delapan kecamatan yang ditangani. Sehingga budaya masyarakat buang air di sungai atau di parit atau di hutan pun berkurang.

Mereka mulai BABS pada wc umum yang disediakan. Begitu pula pada wc milik pribadi yang dibangun di masing-masing rumah.

Tak hanya dari PUPR Kabupaten Balangan, program serupa ujar Tuhalus juga ada di desa melalui dana desa. Sementara untuk pihaknya mendapatkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Kabupaten Balangan.

Lima tahun berjalan, Tuhalus menjumlahkan anggaran yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan dan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembuatan tempat sanitasi.

Ungkapnya, untuk DAK telah menghabiskan anggaran sebanyak Rp 13,6 miliar. Kemudian didukung pula APBD Kabupaten Balangan. Serta untuk pembangunan septic tank komunal dan septic tank individual sekitar Rp 16,2 miliar.

Penanganan sanitasi di Balangan dianggap sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Begitu pula mendukung SDM yang berkualitas. Terlebih kepentingan dalam bidang kesehatan merupakan kebutuhan dasar.

Penanganan BABS di Balangan terhitung cukup cepat karena ditangani secara bersama-sama. Beberapa instansi terlibat dan bertanggung jawab pada tugas tersebut.
Sudah ada 68 desa dibuatkan septic tank komunal dan individual dengan jumlahnya yang mencapai 419 unit. Serta 80 desa telah dibuatkan wc umum yang dikelola oleh pemerintah desa setempat.

“Jadi kita berharap melalui sarana yang dibuat tersebut dapat membantu masyarakat untuk perbaikan sanitasi dan masyarakat dapat mengelola secara baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Balangan

Program Kartu Pra Kerja di Balangan Dinilai Belum Optimal
apahabar.com

Pemkab Balangan

Bupati Balangan Bagi-Bagi Sertifikat Tanah Gratis
apahabar.com

Pemkab Balangan

Pandemi Covid-19, Bupati Balangan Tetap Ikuti Musrenbang RKPD 2021
apahabar.com

Pemkab Balangan

Ikan Lokal Menurun, Bupati Balangan Andalkan Restocking di Danau Bahinu
apahabar.com

Pemkab Balangan

Safrah Amal Tradisi Warga Balangan Masih Terpelihara
apahabar.com

Pemkab Balangan

BPBD Balangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pulau Sebuku
apahabar.com

Pemkab Balangan

DPRD Balangan Komentari Rencana Penggabungan Desa
apahabar.com

Pemkab Balangan

Pencapaian Misi Pembangunan Kabupaten Balangan Tahun 2019 (Bagian III)
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com