Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Pilbup HST, “AMAN” Terbanyak, “Berani” Terendah

- Apahabar.com Minggu, 1 November 2020 - 17:24 WIB

Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Pilbup HST, “AMAN” Terbanyak, “Berani” Terendah

Paslon Pilbup 2020 di HST. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Lima paslon bupati dan wakil bupati Hulu Sungai Tengah (HST) telah melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye atau LPSDK. Kelimanya menyampaikan LPSDK melalui LO masing-masing di KPU HST, Sabtu (31/10).

Komisioner Bidang Hukum KPU HST, Murjani menyebutkan pelaporan itu sesuai dengan PKPU tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada.

“LPSDK diserahkan paling lambat Sabtu tadi (31/10),” kata Murjani kepada apahabar.com melalui WhatsApp, Minggu (1/11) sore.

Berdasarkan hasil penerimaan LPSDK dari surat KPU HST bernomor 546/Pl.02.05-Pu/6307/KPU-Kab/XI/2020, semua paslon telah mematuhi tahapan tersebut dengan melaporkan sumbangan dana.

Terbanyak penerimaan sumbangan yang nominalnya ratusan juta ada pada paslon nomor urut 3 Aulia-Mansyah (AMAN) disusul paslon nomor urut 4 Saban-Abdillah (Sabil).

Sementara yang menerima kisaran puluhan juta terbanyak ada pada palon nomor urut 1 Fakih-Yazid (Faya) disusul paslon nomor urut 2 Tamzil-Ilham (Tampil) kemudian terendah pada paslon nomor urut 5 Berry-Pahrijani (Berani).

Pasangan AMAN melaporkan sebesar Rp491.503.165 dari pribadi calon. Rinciannya, berbentuk uang Rp100 juta, bentuk barang Rp163.703.165 dan jasa Rp227.800.000. Sedangkan pasangan Sabil Sebesar Rp465 juta dalam bentuk uang saja yang berasal dari pribadi calon.

Sementara pasangan Faya melaporkan sebesar Rp67.776.400 dari pribadi calon yang berbentuk barang. Sementara pasangan Tampil sebesar Rp65 juta berbentuk uang dari pribadi calon.

Sedangakan posisi dana sumbangan terendah ada pada pasangan Berani. Pasangan ini melaporkan sebesar Rp.39.9 juta berbentuk barang dari sumbangan perseorangan.

Murjani menjelaskan sejak dimulai tahapan kampanye pada 26 September tadi, penyampaian dana kampanye merupakan hal yang krusial dan harus dipatuhi paslon hingga menjelang Pilkada 9 Desember 2020.

Ada 3 laporan dana kampanye. Pertama, Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Sudah diserahkan pada 25 September 2020 lalu.

Kemudian, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada 31 Oktober 2020 yang baru saja dilaporkan. Terakhir ada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang akan dilaporkan 1 hari setelah berakhirnya masa kampanye 6 Desember 2020.

Sebelumnya Murjani mengatakan ada batasan sumbangan dana kampanye para paslon. Dari perorangan Rp75 juta sedangakan dari badan hukum swasta Rp750 juta.

Sumbangan ini pun harus mematuhi aturan. Penyumbang harus memilliki NPWP, tidak boleh dari luar negeri, pemerintah, BUMN dan BUMD serta tidak melebihi batas sumbangan tadi.

“Nanti bisa dilihat berapa jumlah sumbangan dan kegiatannya (para Paslon-red) pada LPPDK. Semua bisa dihitung,” pungkas Murjani.

Polling Pilkada 2020
Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Kerap Dimanfaatkan Petahana, Bawaslu Awasi Momen Harjad Ke 494 Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Kejutan Surat Sakti Ananda di Pilwali Banjarmasin, Intip Respons PKS
apahabar.com

Politik

Esok Mendaftar ke KPU untuk Pilgub Kalsel, Rosehan: Doakan Bro
apahabar.com

Politik

Hasil Swab Negatif Covid-19, Guru Oton Agendakan Bertemu Warga
apahabar.com

Politik

Bawaslu Tindaklanjuti Laporan BPN Prabowo-Sandi Situng KPU
apahabar.com

Politik

Sukrowardi Mantapkan Jaringan Konsituennya untuk Menangkan AnandaMu
apahabar.com

Politik

Konsolidasi Lintas Parpol Kian Intens, Tim AnandaMU Makin Solid Menangkan Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Akbar Tandjung Optimis Golkar Akan Bangkit di Pemilu Nanti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com