KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

Pengakuan Pembunuh Kakak Ipar di Pemurus Baru Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 6 November 2020 - 23:37 WIB

Pengakuan Pembunuh Kakak Ipar di Pemurus Baru Banjarmasin

Pelarian Rizki Ramadhan berakhir di Mapolsek Banjarmasin Barat usai diamankan tim gabungan Polda Kalsel di Liang Anggang, Banjarbaru. Foto: apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Rizki Ramadhan menyesal telah membunuh Rudi Hariadi (28) yang tak lain kakak iparnya sendiri.

“Saya sangat menyesal,” katanya sembari tertunduk di Mapolsek Banjarmasin Selatan, Jumat (6/11) malam.

Pemuda 19 tahun itu menusuk kakak iparnya sendiri hingga meregang nyawa karena beragam sebab.

Penusukan di rumah orang tua pelaku di Jalan Prona I, Gang Pembangunan III RT 17, Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan terjadi Jumat (6/10) sekira pukul 16.30 Wita.

Insiden dipicu pertengkaran korban dengan istrinya, Santi (20) yang merupakan kakak kandung dari pelaku.

Melihat pertengkaran itu pelaku tersinggung. Cekcok terjadi. Hingga akhirnya belati dihujamkan ke dada sebelah kiri korban.

“Saya khilaf,” katanya.

Terlepas itu, dari penuturan pelaku, pertengkaran antara kakak kandung dan kakak iparnya itu memang kerap terjadi. Hal itu yang memancing emosi pelaku.

Usai menusuk korban hingga tergeletak bersimbah darah, pelaku langsung melarikan diri dengan ojek. Ia kabur ke kawasan A Yani KM 8, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Dari sana ia melanjutkan pelariannya ke kawasan Liang Anggang, Banjarbaru.

“Di sana saya lihat Whatsapp, dapat info kalau korban meninggal, saya pun naik taksi lagi ke Bandara,” katanya.

Di perjalanan, pelaku bingung. Ia kemudian kembali lagi ke kawasan Liang Anggang, Banjarbaru.

Sekira pukul 19.00, di kawasan Liang Anggang ini lah pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan dibantu Tim Ops Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Unit Resmob Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Ditangkap saat menunggu mobil angkutan umum. Tanpa perlawanan,” jelas Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya didampingi Kanit Reskrim, Iptu Sunarto, Jumat malam.

Dari keterangannya pelaku berencana kabur ke Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Saat ini pelaku beserta barang bukti sebilah belati telah berada di Mapolsek Banjarmasin Selatan.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan jo Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat hingga sebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Ancaman maksimal 15 tahun penjara,” kata kapolsek mengakhiri.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 20 September: 83,6 Persen Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Jelang Tes CPNS 2020, Bimbel di Banjarbaru Diserbu Ratusan Peminat
apahabar.com

Kalsel

Pasca Putusan MK, Polda Jamin Kalsel Tetap Kondusif
apahabar.com

Kalsel

Acungkan Keris di Depan Polisi, Pemuda Nekat di Marabahan Berusaha Melawan Saat Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Konvoi Sungai, Bank Kalsel Jadi Klotok Favorit
apahabar.com

Kalsel

Jadi Langganan Karhutla, Warga Manarap Bersyukur Turun Hujan
apahabar.com

Kalsel

Bantu 12 Santri HST di Yaman dan Mesir, Wabup Berry Pinta Pihak Lain Berpartisipasi
apahabar.com

Kalsel

Ditjen Perhubungan Darat dan BPTD XV Kalsel Galakkan Gerakan Ketertiban di Jalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com