Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Penuhi Standar Minimal, Sederet Pekerjaan Rumah Menunggu RSUD Batola Setara

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 19:08 WIB

Penuhi Standar Minimal, Sederet Pekerjaan Rumah Menunggu RSUD Batola Setara

Kondisi RSUD Setara Batola terbilang sederhana untuk pelayanan kesehatan di lokasi strategis. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Berada di lokasi strategis, pelayanan UPT RSUD Setara Batola kerap terkendala akibat keterbatasan sarana dan prasarana.

RSUD Setara sebelumnya bernama Poliklinik Handil Bakti. Beroperasi pertengahan 2002, pembangunan unit pelayanan ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Barito Kuala dengan PT. Jamsostek.

Kemudian mulai 2004, Poliklinik Handil Bakti menjadi unit pelayanan teknis yang dibawahi RSUD Abdul Aziz Marabahan.

Sampai akhirnya Februari 2019, status ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe D dan berganti nama menjadi RSUD Setara.

Kendati demikian, perubahan tersebut belum diimbangi kelengkapan sarana dan prasarana. Di antaranya ruang bedah, Intensive Care Unit (ICU), radiologi dan pemulasaran jenazah.

Jumlah tenaga medis juga belum lengkap. Seperti ketersediaan dokter spesialis yang cuma 2 dari seharusnya 4 orang serta belum memiliki radiografer.

Sementara jumlah dokter dokter gigi, apoteker, perawat, bidan, perawat gigi, nutrisionis dan rekam medik sudah lengkap, kendati belum memenuhi standar.

“Sedianya pelayanan dasar sudah cukup untuk rumah sakit tipe D. Kekurangan kami hanya ketersediaan beberapa peralatan sesuai kriteria,” ungkap Direktur RSUD Setara, dr Yansi Christiana, Rabu (25/11).

“Pengadaan alat sendiri memang belum diusulkan, karena terkendala luas bangunan yang tidak memadai,” imbuhnya.

Sesuai peraturan Kementerian Kesehatan, total luas lantai minimal rumah sakit tipe D adalah 2.500 meter persegi. Angka itu merupakan hasil pengalian minimal 50 meter persegi per tempat tidur dengan jumlah minimal 50 tempat tidur.

“Makanya sejak sekarang sampai 2021, kami fokus pengadaan lahan untuk pembangunan gedung baru. Direncanakan gedung baru sudah dibangun mulai 2022,” jelas Yansi.

Pengadaan lahan seluas 4.528 meter persegi itu dilakukan dalam dua tahap. Mulai dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Perubahan 2020 hingga DPA APBD Perubahan 2021.

“Selain pengadaan tanah, kami juga perlahan melengkapi sarana dan prasarana pelayanan spesialis hingga 2022,” beber Yansi.

Berbagai upaya peningkatan di RSUD Setara sendiri, telah diketahui Satuan Tugas Pelayanan Publik Batola yang beranggotakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan satuan kerja terkait.

“Berbagai kekurangan tersebut masih wajar untuk rumah sakit baru,” sahut H Rahmadian Noor, Wakil Bupati yang sekaligus Ketua Satgas Pelayanan Publik Batola.

“Namun oleh karena pembangunan RSUD Setara sudah diniatkan, kekurangan itu akan dilengkapi secara bertahap. Dalam tahap awal, pengadaan lahan baru sudah dianggarkan,” imbuhnya.

Selama proses pemenuhan standar minimal, RSUD Setara disyaratkan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Memang pelayanan berhubungan dengan sarana dan prasarana. Di sisi lain, sarana dan prasarana itu linear dengan kondisi keuangan. Terutama APBD 2020 dan 2021, anggaran terkoreksi ratusan miliar akibat penanganan Covid-19,” jelas Rahmadi.

“Namun pemerintah tetap memberikan perhatian, terlebih karena posisi strategis RSUD Setara untuk melayani masyarakat di bagian selatan Batola,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjir

Batola

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kecamatan di Batola Dikelilingi Banjir
Pembelajaran Tatap Muka

Batola

Menjelang Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Sejumlah Orang Tua Masih Was-was
apahabar.com

Batola

Lewat Pertunjukan Virtual, Noormiliyani Semangati Seniman Barito Kuala
Covid-19

Batola

Jangan Anggap Remeh Covid-19, Batola Tembus 1.000 Kasus Positif

Batola

Selama Libur Panjang, ASN Batola Diimbau Tak Keluar Kota
apahabar.com

Batola

Belawang Dongkrak Kasus Positif Covid-19 di Batola
Remaja

Batola

Alami Celebral Palsy Berat, Remaja Kuripan Batola Ini Hanya Bisa Berebah
apahabar.com

Batola

Masuki Tahun Keempat Kepemimpinan, Noormiliyani Tekankan Kalimat Inspirasi Presiden AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com