Alhamdulillah, Ribuan Pengungsi di Liang Anggang Mulai Kembali ke Rumah Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel

Perdana, Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah Terbuka Saat Pandemi

- Apahabar.com Selasa, 24 November 2020 - 12:57 WIB

Perdana, Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah Terbuka Saat Pandemi

Pasar Murah Terbuka Gelaran Dinas Perdagangan Kalsel. Foto-Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan menggelar pasar murah dalam rangka menyambut peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

Ini pertama kalinya diadakan secara terbuka selama pandemi Covid-19 untuk memulihkan perekonomian yang sempat anjlok.

“Ini adalah upaya kita membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah. Juga membantu peluang usaha pelaku UMKM yang terdampak Covid-19,” ungkap Kepala Disdag Kalsel, Birhasani, di Halaman Kantor Disdag Kalsel, Selasa (24/11) pagi.

Sedikitnya ada 50 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilibatkan dalam kegiatan pasar murah ini. Sebelumnya, pasar murah diadakan secara tertutup (door to door) menyasar pada masyarakat yang telah terdaftar.

“Karena pandemi mulai menurun kita coba secara terbuka. Semoga berjalan tertib sesuai dengan protokol kesehatan,” bebernya.

Untuk kegiatan hari ini, Disdag Kalsel membatasi hanya untuk masyarakat yang berdomisili di Banjarmasin Tengah. Apabila tertib dan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik, pasar murah rencananya akan dilanjutkan di kabupaten/kota lainnya di Kalsel.

“Publikasi juga kami batasi hanya melalui kantor kecamatan dan kelurahan, tidak melalui media lainnya. Ini untuk mencegah banyaknya orang berkerumun di pasar murah,” jelasnya.

Selain pelaku UMKM, Disdag Kalsel juga bekerja sama dengan instansi terkait lainnya seperti BUMN, Bulog, Dinas Pemprov Kalsel, hingga distributor.

Salah satunya Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel yang menyediakan ikan segar dan olahan untuk dijual. Dua jenis ikan segar yaitu 29 kilogram ikan Kembung dan 75 kilogram ikan Patin. Lalu, olahan ikan yaitu kerupuk Amplang dari Banjarmasin, serta Kaki Naga dan Nuget ikan dari Tanah Bumbu.

“Ikan Kembung satu kantong isi 4 ekor dijual Rp15 ribu dan ikan Patin hasil budidaya di kabupaten Banjar dijual Rp10 ribu/ekor,” sebut Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel, Nurahayu.

Kemudian, dari Bulog Kalsel menyediakan sejumlah sembako seperti gula, minyak goreng, tepung terigu hingga daging sapi. Harga jual yang terjangkau dinilai dapat membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi.

“Gula Rp11.800 dan minyak goreng Rp12.650. Kalau di pasaran kisarannya lebih mahal, apalagi kalau sudah di kabupaten,” papar Kepala Bidang Komersial Bulog Kalsel, Andi Abdul Rahman menambahkan.

Bulog Kalsel, ujarnya, memiliki tugas untuk menjaga stabilisasi harga pangan, sehingga program ini tepat untuk dilaksanakan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah dan juga masyarakat.

“Kita wajib menstabilkan harga dan akan diawasi juga oleh Dinas Perdagangan. Sehingga dapat membantu daya beli masyarakat. Kami juga membuka program ‘Rumah Pangan Kita’ untuk membantu UMKM,” imbuh Andi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Dini Karhutla, Forkopimda Tala Gelar Apel Pengecekan
apahabar.com

Kalsel

Dibanding Kasus Positif Covid-19, Perkembangan Pasien Sembuh di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kenyamanan Lingkungan, Polresta Banjarmasin Gelar Curve Pagi Hari
apahabar.com

Kalsel

Akreditasi PAUD Kabupaten Banjar Lebihi Target
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Bagi-Bagi 493 Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Sukses Wujudkan ZI dan WBK, Polres Tabalong Bidik WBBM
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Auto Show 2019 Resmi Dibuka, Ada Penampakan Mobil Hybrid Toyota
apahabar.com

Kalsel

Sampah Membeludak, TPS 3R di Teluk Kelayan Jadi Solusi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com