Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Pilpres AS 2020, Jelang Lengser Trump Pecat Menhan AS! Tempatkan Loyalis Isi Jabatan Pentagon

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 16:52 WIB

Pilpres AS 2020, Jelang Lengser Trump Pecat Menhan AS! Tempatkan Loyalis Isi Jabatan Pentagon

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto-Pixabay/Geralt

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Donald Trump yang diambang kekalahan dari rivalnya Joe Bidan di Pilpres AS 2020, melakukan langkah ekstrem dengan memecat Menteri Pertahanan Mark Esper.

Setelah memecat Menhan di masa transisi pemerintahan, Trump kemudian mengangkat sejumlah orang yang setia kepadanya di Kementerian Pertahanan (Pentagon).

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (11/11), di antara para loyalis Trump yang diangkat menjadi pejabat di Pentagon adalah seorang mantan narasumber stasiun televisi Fox News, Anthony Tata.

BACA JUGA : Hasil Pilpres AS 2020, Trump Akan Ungkap Kecurangan Perhitungan Suara, Biden Sebut Memalukan!

BACA JUGA :Hasil Pilpres AS 2020, Melania dan Menantu Minta Donald Trump Menyerah dan Akui Kemenangan Biden

Trump menolak mengakui kemenangan Biden di Pilpres AS 2020. Ia mengatakan Biden terlalu terburu-buru mengklaim kemenangan setelah jaringan televisi AS mengumumkan kemenangan Demokrat.

Trump beserta tim kampanye menegaskan bakal menempuh jalur hukum untuk menolak hasil pilpres yang memenangkan Joe Biden.

Ia dan timnya menuduh terjadi kecurangan di Pennsylvania dan negara bagian lain yang memenangkan perolehan suara Biden. Namun, klaim tersebut dilontarkan tanpa bukti.

apahabar.com

Menlu Bahrain Abdullatif Al Zayani, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullan bin Zayed menunjukkan salinan kesepakatan ketiga negara, dengan disaksikan Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan Abraham Accords di Halaman Selatan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020). Foto-Reuters/Tom Brenner via Antara

Berdasarkan hasil CNN Projection, setelah kemenangan di negara bagian tempat ia dilahirkan menempatkannya atas 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk menang.

Biden sekarang memiliki total 279 suara elektoral dengan Donald Trump meraih 214 suara.

dilansir CNNIndonesia, perombakan itu membuat para pegawai di Pentagon dari kalangan sipil dan militer bertanya-tanya tentang siapa lagi pejabat yang akan diganti.

Mereka juga khawatir dicopot atau dimutasi jika dinilai tidak cukup setia terhadap Trump.

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Jadwal Timnas U19 Indonesia vs Qatar, Kamis 17 dan 20 September 2020, Live TV Online? Shin Tae Yong Fokus Ini
apahabar.com

Tak Berkategori

Bhayangkari Kalsel Ikuti Peringatan HKGB Ke-68 Secara Virtual
apahabar.com

Tak Berkategori

FIFAPro Pertanyakan Langkah PSSI Soal Pangkas Gaji Pemain
apahabar.com

Tak Berkategori

Mampir di Angsana, Cuncung Cicipi Rengginang Olahan Warga
apahabar.com

Tak Berkategori

Program Berobat Gratis SHM-MAR Disambut Antusias Warga Simpang Empat
apahabar.com

Tak Berkategori

Malaysia Open 2020, Wakil Kalsel Torehkan Prestasi Juara

Tak Berkategori

PAW Legislator Golkar di DPRD HST, Posisi Saban Effendi Diganti

Borneo

Mualim 1 Ditemukan, Operasi SAR TB Fortunesius Clear
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com