Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten Momen Ramadan, Hipmi Tanah Bumbu Bagikan Ribuan Paket Bapok untuk Duafa

Pilpres AS 2020, Jelang Lengser Trump Pecat Menhan AS! Tempatkan Loyalis Isi Jabatan Pentagon

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 16:52 WIB

Pilpres AS 2020, Jelang Lengser Trump Pecat Menhan AS! Tempatkan Loyalis Isi Jabatan Pentagon

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto-Pixabay/Geralt

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Donald Trump yang diambang kekalahan dari rivalnya Joe Bidan di Pilpres AS 2020, melakukan langkah ekstrem dengan memecat Menteri Pertahanan Mark Esper.

Setelah memecat Menhan di masa transisi pemerintahan, Trump kemudian mengangkat sejumlah orang yang setia kepadanya di Kementerian Pertahanan (Pentagon).

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (11/11), di antara para loyalis Trump yang diangkat menjadi pejabat di Pentagon adalah seorang mantan narasumber stasiun televisi Fox News, Anthony Tata.

BACA JUGA : Hasil Pilpres AS 2020, Trump Akan Ungkap Kecurangan Perhitungan Suara, Biden Sebut Memalukan!

BACA JUGA :Hasil Pilpres AS 2020, Melania dan Menantu Minta Donald Trump Menyerah dan Akui Kemenangan Biden

Trump menolak mengakui kemenangan Biden di Pilpres AS 2020. Ia mengatakan Biden terlalu terburu-buru mengklaim kemenangan setelah jaringan televisi AS mengumumkan kemenangan Demokrat.

Trump beserta tim kampanye menegaskan bakal menempuh jalur hukum untuk menolak hasil pilpres yang memenangkan Joe Biden.

Ia dan timnya menuduh terjadi kecurangan di Pennsylvania dan negara bagian lain yang memenangkan perolehan suara Biden. Namun, klaim tersebut dilontarkan tanpa bukti.

apahabar.com

Menlu Bahrain Abdullatif Al Zayani, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullan bin Zayed menunjukkan salinan kesepakatan ketiga negara, dengan disaksikan Presiden AS Donald Trump selama upacara penandatanganan Abraham Accords di Halaman Selatan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020). Foto-Reuters/Tom Brenner via Antara

Berdasarkan hasil CNN Projection, setelah kemenangan di negara bagian tempat ia dilahirkan menempatkannya atas 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk menang.

Biden sekarang memiliki total 279 suara elektoral dengan Donald Trump meraih 214 suara.

dilansir CNNIndonesia, perombakan itu membuat para pegawai di Pentagon dari kalangan sipil dan militer bertanya-tanya tentang siapa lagi pejabat yang akan diganti.

Mereka juga khawatir dicopot atau dimutasi jika dinilai tidak cukup setia terhadap Trump.

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Liverpool

Tak Berkategori

Salah Blak-blakan ke Sahabatnya Sangat Kecewa di Liverpool, Ini Sebabnya!
apahabar.com

Tak Berkategori

Sampaikan Program 1.000 Beasiswa, Syafruddin H Maming: Untuk Masa Depan Tanah Bumbu
apahabar.com

Tak Berkategori

Menikmati Keindahan Jepang di Kota Surabaya
Sule

Tak Berkategori

Sule Urus Surat Nikah, Serius Jadikan Nathalie Holscher Istri, Ini Harapan Rizky Febian dan Putri Delina
apahabar.com

Tak Berkategori

Dit Intelkam Polda Kalsel Bagikan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Gambut
apahabar.com

Tak Berkategori

TNI Dilibatkan Tangani Terorisme? Begini Komentar Komnas HAM
apahabar.com

Tak Berkategori

Positif Covid-19 di Tanbu Hari Ini Kembali Bertambah
apahabar.com

Tak Berkategori

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polresta Banjarmasin Gelar Cipkon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com