Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Pilpres AS Berlangsung Ketat, IHSG Ditutup Melemah

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 17:36 WIB

Pilpres AS Berlangsung Ketat, IHSG Ditutup Melemah

Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (4/11) sore ditutup melemah.

Pelemahan IHSG sejalan dengan ketatnya pemilihan presiden Amerika Serikat.

IHSG ditutup melemah 54,25 poin atau 1,05 persen ke posisi 5.105,2. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 13,64 poin atau 1,72 persen menjadi 781,13.

“Pemilihan presiden AS yang berlangsung dengan sangat ketat membuat market bersikap hati-hati. Di sisi lain, market menanti pengumuman PDB kuartal III Indonesia besok yang diproyeksikan masih minus, sehingga akan tergolong dalam kategori resesi,” kata Analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu.

Dibuka naik, IHSG relatif nyaman bergerak di teritori positif pada sesi pertama. Namun pada sesi kedua, IHSG turun dan tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 1,72 persen, diikuti sektor properti dan sektor aneka industri masing-masing minus 1,68 persen dan minus 1,56 persen. Sedangkan satu sektor naik yaitu sektor perdagangan sebesar 0,34 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp 7,74 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 711.652 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,1 miliar lembar saham senilai Rp 8,02 triliun. Sebanyak 158 saham naik, 281 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 399,75 poin atau 1,72 persen ke 23.695,23, indeks Hang Seng turun 53,59 poin atau 0,21 persen ke 24.886,14, dan indeks Straits Times meningkat 17,67 poin atau 0,71 ke 2.514,88.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Terus Tertekan Dampak Pandemi Corona
apahabar.com

Ekbis

Cegah Kehadiran Calo, PT DLU Sediakan Loket Pembelian Tiket Berbasis Mobile
apahabar.com

Ekbis

Berkah dari China Harga Batu Bara Naik 2,5 Persen Pekan Lalu
Optimisme Trump Picu Penguatan Rupiah

Ekbis

Optimisme Trump Picu Penguatan Rupiah

Ekbis

Diskriminasi Sawit Indonesia, Hipmi Dukung Jokowi Protes Eropa
apahabar.com

Ekbis

Hingga Juli, Uang Beredar Meningkat 10,5 Persen Jadi Rp6.567,7 triliun
apahabar.com

Ekbis

Ini Sebab Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi RI Cuma Tumbuh 2,9 Persen, BI: Masih Positif 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com