Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak Nikah Massal di Tapin, Jangan Lagi Ada Pasangan Tak Berdokumen Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

Pilwali Banjarmasin, Suhu Tubuh 37,3 Derajat Masuk Bilik Khusus

- Apahabar.com Sabtu, 21 November 2020 - 12:11 WIB

Pilwali Banjarmasin, Suhu Tubuh 37,3 Derajat Masuk Bilik Khusus

KPU Banjarmasin menyediakan bilik khusus untuk pemilih yang memiliki suhu di atas rata-rata. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemilih yang kedapatan bersuhu 37,3 derajat celcius dilarang masuk tempat pemungutan suara (TPS).

Langkah tersebut salah satunya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Pilwali Banjarmasin 2020.

Namun begitu KPU Banjarmasin akan menyediakan bilik khusus.

Lewat bilik ini pemilih yang bersuhu tinggi tetap dapat menyalurkan hak suara mereka.

“Ketika pengukuran suhu tubuh, apabila ada suhu di atas 37,3 derajat akan dialihkan kepada bilik khusus,” ujar Ketua KPU Banjarmasin Rahmiyati Wahdah, Sabtu (21/11) siang.

“Sama semua tapi dipisahkan saja antara yang normal dan tidak normal suhu tubuhnya,” ucapnya.

Rahmi bilang penanganan peredaran Covid-19 di Tempat Pemungkutan Suara (TPS) telah diatur sedemikian rupa.

Sebelum masuk pemilih, petugas dan penyelanggara Pemilu harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Kemudian cuci tangan dan memakai sarung tangan plastik sekali pakai ketika di dalam bilik suara dalam proses pencoblosan.

Setelahnya barulah sarung tangan dilepas dan ditetesi tinta. Bukan dicelupkan seperti Pileg 2019 lalu.

Di TPS sendiri disemprot disinfektan. Jarak tunggu turut diatur 1 meter.

Seluruh aturan tersebut wajib hukumnya dilakukan mengingat situasi masih pandemi Covid-19.

“Untuk tata cara pemungkutan dan perhitungan sama seperti sebelumnya,” ucapnya.

Rahmi mengatakan setiap TPS diminta memiliki jumlah pemilih maksimal 500 orang.

Menurutnya, jumlah pemilih di TPS tidak boleh lebih dari 12 orang dalam waktu yang bersamaan.

“Hal ini kita set untuk menghindari kerumunan,” pungkasnya.

Diketahui Pilkada Kota Banjarmasin mencapai 1199 TPS dengan 448.157 pemilih.

Adapun kasus terkonfirmasi positif di Banjarmasin mencapai 3.605 pasien, 106 di antaranya kasus aktif, 3.257 sembuh dan 170 meninggal dunia.

Polling Pilkada 2020
Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tol Banjarbaru-Batulicin, Asita: Genjot Pariwisata Lokal
apahabar.com

Kalsel

Desa Jingah Habang Terendam Banjir, Ratusan Rumah Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Wildan Sari, 6 Rumah Ludes, Bermula dari Kediaman Kosong
apahabar.com

Kalsel

Di Kampung Tangguh Desa Ambungan, Kapolda Kalsel Puji Penanganan Covid-19 Tala
apahabar.com

Kalsel

Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes
apahabar.com

Kalsel

PDAM: Air Sungai Amandit Masih Layak untuk Bahan Air Baku
apahabar.com

Kalsel

Kisruh Jemaah Travellindo, Tetap Berangkat tapi….
apahabar.com

Kalsel

SD Kurau Utara Terbakar, Siswa Terpaksa Berbagi Kelas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com