Klaim Adaro Reklamasi Lebih 100 Persen Lubang Tambang Dipertanyakan Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik

Pilwali Banjarmasin, Suhu Tubuh 37,3 Derajat Masuk Bilik Khusus

- Apahabar.com Sabtu, 21 November 2020 - 12:11 WIB

Pilwali Banjarmasin, Suhu Tubuh 37,3 Derajat Masuk Bilik Khusus

KPU Banjarmasin menyediakan bilik khusus untuk pemilih yang memiliki suhu di atas rata-rata. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemilih yang kedapatan bersuhu 37,3 derajat celcius dilarang masuk tempat pemungutan suara (TPS).

Langkah tersebut salah satunya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Pilwali Banjarmasin 2020.

Namun begitu KPU Banjarmasin akan menyediakan bilik khusus.

Lewat bilik ini pemilih yang bersuhu tinggi tetap dapat menyalurkan hak suara mereka.

“Ketika pengukuran suhu tubuh, apabila ada suhu di atas 37,3 derajat akan dialihkan kepada bilik khusus,” ujar Ketua KPU Banjarmasin Rahmiyati Wahdah, Sabtu (21/11) siang.

“Sama semua tapi dipisahkan saja antara yang normal dan tidak normal suhu tubuhnya,” ucapnya.

Rahmi bilang penanganan peredaran Covid-19 di Tempat Pemungkutan Suara (TPS) telah diatur sedemikian rupa.

Sebelum masuk pemilih, petugas dan penyelanggara Pemilu harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Kemudian cuci tangan dan memakai sarung tangan plastik sekali pakai ketika di dalam bilik suara dalam proses pencoblosan.

Setelahnya barulah sarung tangan dilepas dan ditetesi tinta. Bukan dicelupkan seperti Pileg 2019 lalu.

Di TPS sendiri disemprot disinfektan. Jarak tunggu turut diatur 1 meter.

Seluruh aturan tersebut wajib hukumnya dilakukan mengingat situasi masih pandemi Covid-19.

“Untuk tata cara pemungkutan dan perhitungan sama seperti sebelumnya,” ucapnya.

Rahmi mengatakan setiap TPS diminta memiliki jumlah pemilih maksimal 500 orang.

Menurutnya, jumlah pemilih di TPS tidak boleh lebih dari 12 orang dalam waktu yang bersamaan.

“Hal ini kita set untuk menghindari kerumunan,” pungkasnya.

Diketahui Pilkada Kota Banjarmasin mencapai 1199 TPS dengan 448.157 pemilih.

Adapun kasus terkonfirmasi positif di Banjarmasin mencapai 3.605 pasien, 106 di antaranya kasus aktif, 3.257 sembuh dan 170 meninggal dunia.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

khitanan

Kalsel

Sambut Ramadan, Polsek Martapura Barat Gelar Khitanan Massal
apahabar.com

Kalsel

Via WhatsApp, Pramuka di Banjarmasin Sukses Galang Dana untuk Warga
apahabar.com

Kalsel

Massa Aksi Mulai Sesaki Jalan Lambung Mangkurat, Lalu Lintas Lumpuh Total
apahabar.com

Kalsel

Kasus HIV/Aids di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Hermansyah Imbau Perpisahan Sekolah Tidak di Tempat Mewah
apahabar.com

Kalsel

Menarik Pariwisata, Kades Harus Berinovasi
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalsel: Jika Positif Narkoba, Pasangan Sahbirin-Muhidin dan Denny-Difriadi Dinyatakan Gugur
Mantewe

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Polisi Tahan 3 Tersangka Lubang Maut di Mantewe, Pembubaran Massa di 0 Km, hingga Kisruh Tenaga Kontrak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com