Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Pjs Bupati Kotabaru Buka Pelatihan Pembenihan Udang dan Tambak

- Apahabar.com Selasa, 24 November 2020 - 20:44 WIB

Pjs Bupati Kotabaru Buka Pelatihan Pembenihan Udang dan Tambak

Pjs Bupati Kotabaru M Syarifuddin saat meresmikan operasional Balai Benih dan Kesehatan Ikan (BBKI). Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Pjs Bupati Kotabaru Muhammad Syarifuddin resmi membuka resmi pelatihan pembenihan udang dan tambak organik, Selasa (24/11).

Syarifuddin mengimbau agar para peserta serius mengikuti pelatihan. Sehingga, materi tentang pengetahuan, dan pemahaman yang disampaikan dapat diserap dengan baik.

Selain itu, pelatihan tersebut diharapkannya pula dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi para petambak di Kotabaru.

“Nah, semoga ke depan produksi dan nilai tambah tambak udang di daerah kita meningkat, yang pada gilirannya dapat memberikan kontribusi pasokan ekspor udang Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Syarifuddin bilang, wilayah Kotabaru memiliki potensi kelautan dan perikanan dengan panjang pantai 904 km yaitu sebesar 72% dari luas panjang pantai Kalimantan Selatan.

Di sepanjang pantai, tumbuh dan berkembang lahan tambak kurang lebih 6.000 Ha, dengan jumlah petambak sebanyak kurang lebih 1.500 orang yang tersebar di 17 kecamatan dari 22 kecamatan yang ada di Kotabaru.

Sementara, seluruh petambak rata-rata membudidayakan udang, ikan bandeng, ikan bawal, dan kepiting yang dijalankan secara tradisional.

Dijelaskannya pula, selama ini permasalahan yang dialami oleh para petambak yaitu, sulitnya mendapatkan bibit benih, rendahnya kualitas dan ketersediaan benir, masih mahalnya pakan pabrikan yang tersedia di pasaran Kotabaru, kondisi tambak yang belum memenuhi standar teknis budidaya, serta kemampuan SDM pelaku usaha sangat terbatas baik teknis maupun managerial.

Menyikapi itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perikanan Kotabaru dengan segala keterbatasan yang dimiliki telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Kalimantan Selatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, UPT Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan menyusun dan melaksanakan program kemandirian benih udang melalui optimalisasi balai benih dan kesehatan ikan Kabupaten Kotabaru.

“Selanjutnya, pemerintah juga melaksanakan program pakan mandiri bekerjasama dengan Pokdakan Mutiara Biru, serta melaksanakan program pelatihan tambak organik bagi Pokdakan Cahaya Benur Desa Pantai Kecamatan Kelumpang Selatan dan Pokdakan Mandiri di Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara,” pungkasnya.

Kegiatan itu ditutup dengan agenda peresmian operasional Balai Benih dan Kesehatan Ikan (BBKI) yang berada di jalan raya Berangas, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjir

Kalsel

Terjebak Banjir, Kapolsek Martapura Timur Gendong Nenek Sebatang Kara
apahabar.com

Kalsel

Tok! Ojol Banjarmasin Tak Boleh Bawa Penumpang Saat PSBB
apahabar.com

Kalsel

PDAM Efek, Depot Air Isi Ulang Diserbu Pembeli

Kalsel

Siti, Istri Senator Kalsel Ikhlas Suaminya Nyalon Wali Kota
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kotabaru Semakin Meningkat, Akademisi Ini Ungkap Penyebabnya
APK

Kalsel

Detik Terakhir Masa Kampanye, Bawaslu RI Pantau Penertiban APK di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Serius Tangani Karhutla, Kapolda Kalsel Pimpin Simulasi Penanganan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

54 Warga HST Terserang DBD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com