Positif Covid-19, Cepat Sembuh Ketum PBNU Said Aqil Rupiah Jaya, Dolar Jatuh ke Level Terendah Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak

Polda Metro Jaya Dukung Kodam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq Shihab

- Apahabar.com Jumat, 20 November 2020 - 21:07 WIB

Polda Metro Jaya Dukung Kodam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq Shihab

Sejumlah personel TNI menurunkan baliho besar bergambarkan Habib Rizieq. Foto-Kompas.com/Garry Lotulung

apahabar.com, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mendukung langkah Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Dukungan itu terkait untuk menurunkan paksa baliho dan spanduk berisi ajakan revolusi bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di berbagai lokasi Ibu Kota.

“Saya dukung yang dilakukan oleh Pangdam Jaya, karena pasti tujuannya baik untuk republik ini, untuk negara ini,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran di Polda Metro Jaya, dilansir Antara, Jumat (20/11).

Lebih lanjut, Fadil mengatakan ada regulasi yang dilanggar dalam pemasangan spanduk tersebut antara lain Peraturan Daerah (Perda) terkait pemasangan spanduk atau alat peraga sejenis di ruang publik, serta aturan perpajakan.

“Itu melanggar Perda, memasang spanduk itu ada aturannya, harus ada izinnya dan harus bayar pajak,” tambahnya.

Jagat maya tanah air sebelumnya diramaikan dengan beredarnya video prajurit TNI yang menurunkan secara paksa spanduk ajakan revolusi bergambar tokoh FPI Rizieq Shihab.

Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan tindakan anggota TNI menurunkan baliho Rizieq tersebut adalah atas perintahnya.

“Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan dinaikkan lagi. Jadi, siapa pun di Republik ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar,” kata Dudung.

Dudung menyatakan petugas Kodam Jaya akan membersihkan baliho provokatif dan akan menindak tegas oknum yang terlibat mengajak revolusi.

“Jangan coba-coba ganggu persatuan dan kesatuan dengan merasa mewakili umat Islam,” kata Dudung.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tamu dari Ibu Kota Tak Kuasa Membendung Air Mata
apahabar.com

Nasional

Seorang Remaja Tewas Usai Dipatuk Ular King Kobra Peliharaannya
apahabar.com

Nasional

Isyarat Kematian Khairullah, Begal Sapi Penembak Polisi Tala dan Permintaan Maaf Keluarga
apahabar.com

Nasional

4 Pasien Covid-19 di Semarang Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Nasional

Anggota Panja DPR Pastikan Tidak Ada Substansi UU Cipta Kerja yang Berubah
apahabar.com

Nasional

OTT Rommy, Kemenag: Pengisian Jabatan Sesuai Prosedur
apahabar.com

Nasional

Relawan Vaksin Covid-19 China Jalani Tes Darah Kedua di Bandung, Apa Hasilnya?
apahabar.com

Nasional

Banjir Bandang di Luwu, Ratusan Rumah Rusak Berat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com