Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Polres HSS Petakan Wilayah Rawan Bencana Alam, di Mana Saja?

- Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 07:57 WIB

Polres HSS Petakan Wilayah Rawan Bencana Alam, di Mana Saja?

Presentasi TFG penanggulangan bencana alam yang dilakukan Kabagops Polres HSS, AKP Agus Sugianto. Foto-apahabar.com/Muhammad Hidayat

apahabar.com, KANDANGAN – Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) telah memetakan sejumlah wilayah rawan terjadi bencana alam, dan menyiapkan langkah penanggulangannya.

Berdasarkan peta dalam tactical floor game (TFG), yang dipresentasikan Kabagops Polres HSS AKP Agus Sugianto, Senin (16/11) kemarin, dipetakan wilayah rawan banjir dan angin puting beliung.

Kabagops Polres HSS AKP Agus Sugianto memaparkan, wilayah yang dianggap rawan banjir yakni mulai dari Kecamatan Kalumpang, Daha Selatan, Daha Barat, Padang Batung dan Angkinang.

Serta, sebagian kecil masing-masing wilayah Kandangan, Loksado, Daha Utara dan Telaga Langsat.

Sedangkan potensi rawan bencana angin puting beliung, yakni sebagian desa di Kecamatan Kandangan, Kalumpang, Simpur, dan Sungai Raya.

“Peta ini berdasarkan pengalaman kejadian di tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Polres HSS juga menyiapkan langkah dan rute efektif, dalam penanggulangan bencana. Salah satu yang disimulasikan di TFG itu, yakni evakuasi banjir di Kecamatan Kalumpang.

Presentasi TFG itu dilakukan di lapangan basket Lambung Mangkurat Kandangan, usai apel kesiapsiagaan bencana alam.

Terkait dampak curah hujan tinggi, Kepala Badan Penganggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPB Kesbangpol) Kabupaten HSS, Roni Rusnadi menjelaskan, daerah dapat dikatakan terjadi banjir apabila terendam air dalam waktu 3×24 jam.

Sebelumnya, sempat terjadi air sungai pasang. Namun hal itu ujarnya, air hanya lewat saja dan beberapa jam surut kembali, sehingga tidak bisa dikatakan banjir.

Sementara Kapolres HSS AKBP Siswoyo mengatakan, situasi saat ini curah hujan makin tinggi disertai angin kencang.

Bahkan sebutnya, beberapa waktu lalu sudah ada terjadi sedikit tanah longsor di wilayah Kecamatan Loksado, dan beberapa kejadian pohon tumbang.

“Oleh sebab itu, harus kita antisipasi agar jangan sampai mengganggu aktifitas masyarakat,” pungkas Siswoyo.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Petani Berharap Tuah Tanam Ulang Sawah Eks HPS 2018
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarbaru Gelontorkan 4,7 Miliar untuk Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Dua Mess Ludes Terbakar, PT Silo Rugi Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Pencabulan di Ponpes Limpasu HST, Keterangan Pelaku Selalu Berubah-ubah
apahabar.com

Kalsel

Info Covid-19 Kalsel: PDP Merangkak Naik, HSU Relatif Aman
apahabar.com

Kalsel

Duh! Sidang Paripurna Perdana, Sudah 13 Anggota DPRD Kalsel Tak Hadir
apahabar.com

Kalsel

Polsek dan Koramil Sungai Loban Jaga Ketat Keamanan Gereja
apahabar.com

Kalsel

PDAM Effect, Warga Surgi Mufti Sedot Air Sungai Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com