BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Positif Covid-19, 13 Jemaah Indonesia Diupayakan Umrah Sebelum Pulang

- Apahabar.com Senin, 16 November 2020 - 19:16 WIB

Positif Covid-19, 13 Jemaah Indonesia Diupayakan Umrah Sebelum Pulang

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – 13 jamaah umrah asal Indonesia yang positif Covid-19 diupayakan dapat berumrah sebelum pulang ke Tanah Air.
13 jemaah tersebut hingga kini belum melaksanaka ibadah umrah. Pemerintah Arab Saudi berkomitmen setelah selesai isolasi, mereka pasti diizinkan menunaikan umrah sebelum pulang.

“Kalau belum bisa pulang pasti dikasih kesempatan umrah dulu,” kata Sekjen Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia Ikhsan Fauzi Rahman saat dihubungi, Senin (16/11).

Saat ini, tiga jemaah kelompok terbang pertama yang berangkat pada 1 November dan telah dinyatakan positif Covid-19 sudah selesai masa karantina. Mereka telah diizinkan shalat di Masjidil Haram meski belum umrah.

Ikhsan mengatakan, kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait regulasi protokol kesehatan belum sepenuhnya diterapkan kepada jemaah yang ikut umrah pada pembukaan umrah fase ketiga. Jadi masih ada beda perlakuan antara kloter satu dengan kloter lain terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Jadi regulasinya belum ditentukan,” katanya.

Ikhsan mencontohkan, misalnya kloter lain setelah tiba bisa langsung ke Masjidil Haram dan umrah. Ada kloter lain sebaliknya, hanya bisa shalat di Masjidil Haram tanpa umrah.

“Jadi kasusnya berbeda-beda,” katanya.

Meski demikian, jemaah Indonesia tetap bersyukur bisa berangkat ke Tanah Suci untuk ibadah umrah meski dengan prosedur protokol kesehatan ketat. Jemaah umrah mesti menjalankan protokol kesehatan, di antaranya test PCR, karantina selama tiga sebelum menjalankan umrah dan jika hasil positif Covid-19 maka harus dikarantina selama 10 hari.

“Mereka yang hanya menunaikan umrah saja sangat-sangat bersyukur,” katanya.

Menurutnya, jemaah menilai umrah di masa pandemi ini yang paling spesial. Meski saat isolasi di kamar hotel di seputaran Masjidil Haram hanya memandangi Kakbah.

“Kebanyakan selama 10 hari di hotel saja dan itu juga sangat mereka nikmati. Mereka kompak (taat) karena untuk menjaga citra positif jamaah Indonesia,” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Banyak Mencetak Ulama, Haul Pendiri Pesantren Ibnu Amin Diperingati
apahabar.com

Habar

Kontroversial, Pemotretan Super Model di Situs Bersejarah Madinah Dikecam
apahabar.com

Habar

Jemaah Haji Indonesia Akan Nikmati Layanan Fast Track
Salat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Beban Sirna

Habar

Salat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Beban Sirna
apahabar.com

Habar

Sembilan Tahun di Turki, Firdaus Kangen Takbiran dan Bingka Banjar
apahabar.com

Habar

Jumlah Hewan Kurban di Polres Banjar Tahun Ini Meningkat
apahabar.com

Hikmah

Pemilik Kurma yang Pelit, Tawaran Rasulullah pun Tak Dipedulikan
apahabar.com

Habar

6 Orang Ini Boleh Buka Puasa di Siang Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com