Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Presiden Jokowi: ASEAN-Australia Perkuat Integrasi Ekonomi dan Dorong Stabilitas Keamanan di Kawasan

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 16:44 WIB

Presiden Jokowi: ASEAN-Australia Perkuat Integrasi Ekonomi dan Dorong Stabilitas Keamanan di Kawasan

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11/2020). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengedepankan dua isu utama dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Australia, Sabtu (14/11).

Dua isu utama tersebut yakni memperkuat integrasi ekonomi antara dua pihak, dan juga mendorong selalu terciptanya stabilitas dan keamanan di kawasan.

Presiden Jokowi juga mengingatkan kemitraan ekonomi komprehensif regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) yang akan ditandatangani pada Minggu (15/11) akan membutuhkan komitmen besar dari ASEAN dan Australia.

“Saya yakin RCEP ini akan menjadi katalis pemulihan ekonomi di kawasan bahkan dunia,” ujar Presiden Jokowi saat mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, seperti dilansir Antara, Sabtu.

Dalam KTT yang diselenggarakan di Vietnam, Presiden Jokowi juga memandang ASEAN-Australia perlu memperkuat komitmen untuk meningkatkan perjanjian perdagangan bebas ASEAN–Australia–Selandia Baru.

Peningkatan perdagangan itu dapat dilaksanakan dengan kelancaran lalu-lintas barang, penguatan rantai pasokan global dengan memanfaatkan ASEAN sebagai kawasan basis produksi yang kompetitif.

Selain itu pengembangan kerja sama industri 4.0 dan ekonomi digital, serta peningkatan interaksi antara pelaku usaha ASEAN dan Australia.

Sedangkan mengenai stabilitas keamanan di kawasan, Presiden menekankan stabilitas adalah fondasi bagi upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

“Penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982 adalah kunci. Pesan ini perlu terus kita gaungkan ke dunia,” ungkap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memandang bahwa implementasi program secara konkret dalam kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific sangatlah krusial untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan.

“Di masa sulit ini, kerja sama adalah satu-satunya jalan yang harus kita tempuh. Saya yakin kemitraan ASEAN dan Australia dapat menjadi penyangga utama paradigma kerja sama dan kolaborasi bagi stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan,” ujarnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Identifikasi Korban Lion Air PK-LQP Perlu Waktu 3 Minggu
VIRAL: Diduga Bobol ATM, WN Malaysia Ditangkap di Banjarmasin

Nasional

Diduga Bobol ATM, WN Malaysia Ditangkap di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 Diprotes Partai Pendukung Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Tak Hanya Denda, Simpatisan FPI Juga Diberi Sanksi Kerja Sosial karena Langgar Prokes
Bayi Hiu

Nasional

Heboh Bayi Hiu Mirip Wajah Manusia, Begini Penjelasan BBKSDA
apahabar.com

Nasional

Habibie Wafat, Prancis Sampaikan Belasungkawa
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hanya Unggul di Kotabaru
apahabar.com

Nasional

Bupati Kutim Kena OTT, Bukti KPK Era Firli Bahuri Masih Bertaji?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com