Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Presiden Jokowi Minta Perhatian Khusus pada Proses Pilkada Serentak 2020

- Apahabar.com Senin, 23 November 2020 - 11:49 WIB

Presiden Jokowi Minta Perhatian Khusus pada Proses Pilkada Serentak 2020

Presiden Joko Widodo. Foto-Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/pri via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk memberi perhatian khusus kepada proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Permintaan itu termasuk pada Mendagri, Kapolri, dan Satgas Penanganan Covid-19 di daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020.

“Karena ini tinggal kurang lebih dua minggu lagi agar ini juga tidak mengganggu pekerjaan besar kita yaitu menyelesaikan [penanganan] Covid-19 dan ekonomi,” kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas dengan topik Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dari Istana Merdeka, Jakarta, dilansir Antara, Senin (23/11).

Presiden Jokowi menegaskan pentingnya penegakan aturan berikut disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Hal itu terutama nanti saat hari pencoblosan dan tentu saja pada hari-hari kampanye terakhir ini.

“Kemudian secara khusus kita nanti akan bicarakan libur panjang yang ada di bulan Desember, ini yang akan kita bicarakan dalam rapat hari ini secara khusus,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga menekankan kondisi di bidang ekonomi yang telah disampaikannya sejak pekan lalu di mana tren pada kuartal kedua dari minus 5,32 membaik di kuartal ketiga menjadi minus 3,49.

“Ini harus terus diperbaiki agar kuartal keempat lebih baik dari kuartal ketiga,” katanya.

Di sisi lain, ia ingin agar ada strategi untuk mengatur keseimbangan rem dan gas antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Presiden menilai hasil dari upaya selama ini sudah mulai tampak terutama dalam pengendalian baik Covid-19 maupun pemulihan ekonomi.

“Per-22 November 2020 rata-rata kasus aktif Covid-19 di seluruh tanah air ini 12,78 persen, rata-rata kasus aktif 12,78 persen. Angka ini lebih rendah dibanding rata-rata kasus aktif dunia yaitu sebesar 28,41 persen,” kata Presiden Jokowi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK Sebut 3 Modus Korupsi Kepala Daerah: dari Gratifikasi, Jual Beli Jabatan, Hingga Kickback
apahabar.com

Nasional

Haornas 2019: Tembus Kancah Internasional, Esport Kalsel Wajib Didukung
Jokowi

Nasional

Jokowi Tunjuk Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri, Cek Faktanya!
apahabar.com

Nasional

Nasib Mahasiswi Penabrak 3 Pengguna Jalan di Jakarta Timur
Edhy Prabowo

Nasional

KPK Tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo
apahabar.com

Nasional

Sentuh Angka 10.551, Kasus Positif Corona di Indonesia Lebih Banyak Laki-laki
apahabar.com

Nasional

Sejarah Masjid Kuno Nusantara Dipamerkan di Yogyakarta
apahabar.com

Nasional

Momen Jokowi Kunjungi Labuan Bajo, Nikmati Sunset
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com